Komisi III DPRD Jawa Barat Dorong Program Inovatif untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Jumat, 22 Sep 2023 20:56 WIB
Komisi III DPRD Jawa Barat Dorong Program Inovatif untuk Tingkatkan Pendapatan Daerah

Brilian-news.id | JABAR – Komisi III DPRD Jawa Barat menyoroti perlunya dorongan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk merancang program inovatif yang dapat memprioritaskan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Sugianto Nangolah, menyampaikan hal ini dalam pembahasan Perubahan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2023 bersama mitra kerja Komisi pada tanggal 19 September 2023 di Bandung.

Sugianto Nangolah mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan daerah hingga 30 Juni 2023 baru mencapai sekitar 48,48 persen dari target, sementara target perubahan pendapatan daerah dalam APBD 2023 adalah meningkat sebesar 3,30%.

Bacaan Lainnya

Meskipun menyambut baik peningkatan tersebut, Sugianto menekankan perlunya program inovatif untuk mengembalikan pendapatan daerah ke tingkat sebelum pandemi Covid-19.

Pendapatan daerah saat ini mencapai sekitar 35 triliun rupiah per tahun, dan Sugianto berharap bahwa program-program inovatif dapat membawa pendapatan daerah kembali ke angka sekitar 46 triliun rupiah per tahun, seperti sebelumnya.

Selain meningkatkan pendapatan dari sektor pajak dan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, Sugianto juga mengharapkan peningkatan pengelolaan aset daerah yang besar di Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, performa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga perlu dioptimalkan agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar pada peningkatan pendapatan daerah.

Dedi Taufik, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah melalui berbagai langkah, termasuk penyediaan layanan Samsat online dan Samsat mobile.

Kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten dan kota, serta pemangku kepentingan pajak daerah menjadi fokus dalam pengelolaan data wajib pajak dan sistem informasi pajak yang lebih baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *