BAZNAS Jabar Hadirkan Air Bersih bagi Warga Tasikmalaya, Ijang Faisal: Zakat Harus Terasa Manfaatnya

Jumat, 30 Okt 2026 18:16 WIB
BAZNAS Jabar Hadirkan Air Bersih bagi Warga Tasikmalaya, Ijang Faisal: Zakat Harus Terasa Manfaatnya

Brilian•TASIKMALAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat bersama BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya meresmikan fasilitas air bersih di Kampung Datarkadaka, Desa Cikupa, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (30/10/2026).

Fasilitas yang dibangun melalui Program Sedekah Air Bersih dan Pipanisasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga, sanitasi, dan aktivitas sehari-hari.

Wakil Ketua I BAZNAS Jawa Barat Bidang Pengumpulan, Ijang Faisal mengatakan, pembangunan fasilitas air bersih merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Air bersih mungkin terlihat sebagai kebutuhan sederhana bagi sebagian orang. Namun, bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, kehadiran air bersih merupakan kebahagiaan yang sangat berarti,” ujar Ijang.

Menurutnya, keberhasilan lembaga pengelola zakat tidak semestinya hanya dinilai dari besarnya dana yang berhasil dihimpun. Hal yang lebih penting adalah manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“BAZNAS tidak boleh berhenti pada kebanggaan atas angka-angka penghimpunan. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah berapa banyak kesulitan masyarakat yang dapat kita ringankan dan berapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena hadirnya zakat dan sedekah,” katanya.

Ijang menjelaskan, ketersediaan air bersih berkaitan erat dengan kesehatan keluarga dan kebersihan lingkungan. Karena itu, fasilitas yang telah dibangun perlu dijaga agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Program tersebut terlaksana berkat kerja sama BAZNAS Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah desa, masyarakat, serta sejumlah mitra dan donatur.

Di antara pihak yang turut memberikan dukungan adalah GMI Club, UPZ Ghani, PT Maslahat Insani Mandiri, dan PPUMI Jawa Barat.

Ijang mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan fasilitas air bersih bagi masyarakat Desa Cikupa.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berjalan, terutama untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Selain itu, Ijang mengingatkan agar fasilitas pipanisasi yang telah dibangun tidak dibiarkan tanpa pemeliharaan.

“Jangan sampai semangat kita hanya besar ketika peresmian, tetapi kemudian lupa merawatnya. Bantuan yang baik bukan hanya yang selesai dibangun, melainkan yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Menurut Ijang, dana zakat dan sedekah harus dikelola dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada kegiatan penyaluran bantuan.

“Zakat dan sedekah harus semakin dekat dengan persoalan masyarakat. Kita ingin masyarakat merasakan bahwa kepedulian para muzaki dan donatur benar-benar hadir dalam kehidupan mereka, bukan sekadar tercatat dalam laporan kelembagaan,” jelasnya.

Ia berharap fasilitas air bersih di Karangnunggal dapat terus dimanfaatkan warga sekaligus mendorong kepedulian bersama untuk menjaga sarana yang telah tersedia.

“Sebaik-baik bantuan bukanlah yang paling ramai ketika diresmikan, melainkan yang paling lama manfaatnya dirasakan masyarakat,” pungkasnya.** (Ken)

Pos terkait