lBAZNAS Jabar Salurkan Rp300 Juta untuk Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi

Senin, 14 Sep 2026 16:41 WIB
lBAZNAS Jabar Salurkan Rp300 Juta untuk Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi

Brilian•BEKASI – BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan kadedeuh senilai Rp300 juta kepada korban kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kota Bekasi.

Bantuan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia serta warga yang mengalami luka berat maupun luka ringan akibat peristiwa kebakaran tersebut.

Dana bantuan berasal dari zakat ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Bacaan Lainnya

Kebakaran SPBE Cimuning terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026, di kawasan Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Peristiwa yang disertai ledakan itu tidak hanya berdampak pada fasilitas SPBE, tetapi juga merembet ke permukiman di sekitarnya. Sejumlah rumah dan bangunan warga mengalami kerusakan.

Berdasarkan data yang berkembang setelah kejadian, total korban tercatat mencapai 22 orang, terdiri atas korban meninggal dunia dan korban luka.

Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Bantuan kadedeuh ini merupakan ikhtiar BAZNAS Jawa Barat untuk meringankan beban keluarga korban, baik yang kehilangan anggota keluarganya maupun mereka yang masih menjalani proses pemulihan akibat luka,” ujar Zaki.

Menurutnya, bantuan tidak hanya diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia, tetapi juga kepada korban luka berat dan luka ringan dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing.

“Kami ingin memastikan bahwa amanah zakat yang dititipkan masyarakat dapat hadir dan dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan, terutama dalam kondisi seperti ini,” katanya.

Salah seorang penerima bantuan, Isni, turut menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. Musibah tersebut meninggalkan duka mendalam setelah ia kehilangan suami dan dua anaknya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jawa Barat yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada keluarga kami. Musibah ini sangat berat bagi saya, karena suami dan dua anak saya telah meninggal dunia akibat kejadian tersebut,” ungkap Isni.

Ia mengatakan bantuan tersebut memang tidak dapat menggantikan anggota keluarganya yang telah meninggal, namun sangat berarti untuk membantunya melewati masa sulit setelah musibah.

BAZNAS Jawa Barat berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu kebutuhan keluarga korban sekaligus mendukung proses pemulihan warga yang masih menjalani perawatan.

Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari pemanfaatan dana zakat untuk respons kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi musibah dan kondisi darurat.**(Ken)

Pos terkait