Anggota DPR-RI Bambang Haryo Desak Penguatan Industri Lokal untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Selasa, 25 Feb 2025 11:52 WIB
Anggota DPR-RI Bambang Haryo Desak Penguatan Industri Lokal untuk Kurangi Ketergantungan Impor
Anggota Komisi VII DPR-RI Bambang Haryo Soekartono/Foto : Istimewa

Jakarta – Ketergantungan industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap bahan baku impor, khususnya di sektor tekstil, menjadi perhatian serius. Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menyoroti fakta bahwa sekitar 90 persen bahan baku industri nasional masih berasal dari luar negeri, terutama China.

“Jika kita terus mengandalkan impor, daya saing industri lokal akan semakin lemah dan ekonomi nasional sulit untuk mandiri,” ujar Bambang dalam keterangannya yang dikutip dari TV Parlemen, Selasa (25/2).

Bambang mengingatkan bahwa pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, kebijakan penggunaan produk dalam negeri pernah diterapkan untuk memperkuat industri nasional. Menurutnya, langkah serupa perlu diterapkan kembali secara lebih serius guna mengurangi ketergantungan terhadap impor dan mendukung perkembangan industri dalam negeri.

Bacaan Lainnya

Sebagai Kapoksi (Kapten Kelompok Fraksi) Komisi VII DPR RI, Bambang mendorong kementerian terkait untuk memberikan insentif serta kemudahan akses terhadap bahan baku lokal bagi pelaku UMKM. Ia menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada industri domestik, seperti subsidi, regulasi yang mendukung, dan pendampingan bagi pelaku usaha agar mereka bisa lebih mandiri.

“Kebijakan yang tepat akan memperkuat daya saing industri lokal, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” lanjutnya.

Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kemandirian industri, Bambang berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dan berkelanjutan dalam mendukung sektor UMKM. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang lebih efektif akan memberikan dampak positif bagi industri dalam negeri dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

Ke depan, berbagai strategi harus segera diterapkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memperkuat penggunaan bahan baku lokal. Jika langkah ini dijalankan secara konsisten, Indonesia dapat lebih mandiri dalam sektor industri dan siap menghadapi persaingan global dengan produk berkualitas tinggi hasil dari sumber daya sendiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *