BHS Fasilitasi Perluasan Jaringan Gas untuk Sentra Industri Tahu Tropodo

Sabtu, 13 Jun 2026 10:02 WIB
BHS Fasilitasi Perluasan Jaringan Gas untuk Sentra Industri Tahu Tropodo

SIDOARJO – Upaya menghadirkan sumber energi yang lebih efisien bagi pelaku industri tahu di Desa Tropodo, Kabupaten Sidoarjo, terus didorong oleh Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjembatani komunikasi dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terkait kemungkinan perluasan jaringan gas ke kawasan sentra industri tersebut.

Dalam kunjungannya ke sentra industri tahu Tropodo, BHS menyampaikan bahwa kebutuhan energi menjadi salah satu persoalan yang selama ini dihadapi para perajin. Kehadiran jaringan gas dinilai dapat menjadi solusi untuk membantu menekan biaya produksi sekaligus mengurangi penggunaan bahan bakar yang kurang ramah lingkungan.

BHS mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak PGN wilayah Jawa Timur-Bali guna membahas peluang pembangunan jaringan gas yang dapat menjangkau kawasan industri tahu di Sidoarjo.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, selain menghadirkan energi yang lebih bersih, keberadaan jaringan gas juga diharapkan mampu memberikan efisiensi biaya bagi para pelaku usaha kecil dan menengah yang bergerak di sektor pengolahan tahu.

“Saya sudah menghubungi PGN agar pipa gas bisa menjangkau kawasan industri tahu ini. Harapannya biaya pemasangan bisa sangat murah, bahkan kalau memungkinkan gratis melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR,” ujar BHS.

Dorongan tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Sidoarjo Happy Setyaningtyas menyambut baik dukungan yang diberikan BHS terhadap kebutuhan energi para perajin tahu.

Menurut Happy, sejumlah persoalan yang selama ini belum terselesaikan, khususnya terkait jaringan gas, kini mulai mendapatkan perhatian dan fasilitasi. Komunikasi kembali dengan PGN dinilai menjadi langkah penting untuk mencari solusi atas kebutuhan energi para pelaku usaha.

“Beberapa persoalan yang selama ini belum terselesaikan, khususnya terkait jaringan gas, hari ini sudah mulai difasilitasi dan dikomunikasikan kembali dengan PGN,” katanya.

BHS berharap rencana perluasan jaringan gas dapat segera terealisasi sehingga para perajin memperoleh akses energi yang lebih murah, efisien, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, industri tahu sebagai salah satu sektor usaha rakyat di Sidoarjo dapat berkembang secara berkelanjutan serta tetap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pos terkait