Komisi VII DPR RI Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif sebagai Sektor Strategis

Jumat, 21 Feb 2025 08:18 WIB
Komisi VII DPR RI Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif sebagai Sektor Strategis
Anggota Komisi VII DPR-RI Bambang Haryo Soekartono/Foto : Istimewa

Jakarta – Komisi VII DPR RI terus mendorong pemenuhan anggaran bagi sektor ekonomi kreatif guna memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam rapat kerja bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Menteri Perindustrian RI, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menegaskan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajukan anggaran sebesar Rp189 miliar, namun Komisi VII masih mengupayakan agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi secara maksimal. Menurut Bambang Haryo, saat ini ekonomi kreatif telah menyumbang sekitar 6% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan potensi peningkatan hingga dua atau tiga kali lipat di masa depan.

“Ekonomi kreatif merupakan sektor yang tak terbatas dan terus berkembang. Hingga saat ini, lebih dari 21 juta tenaga kerja terserap dalam industri ini, dan dengan dukungan yang tepat, jumlah tersebut bisa meningkat signifikan,” ujar Bambang Haryo dalam rapat tersebut.

Bacaan Lainnya

Selain berdampak pada ekonomi, sektor kreatif juga memiliki peran strategis dalam meningkatkan citra Indonesia di kancah global. Ia mencontohkan negara-negara seperti Korea Selatan, India, dan Amerika Serikat yang sukses memanfaatkan industri kreatif sebagai kekuatan ekonomi dan diplomasi budaya.

“Dengan strategi yang tepat, Indonesia bisa mengikuti jejak negara-negara tersebut. Penguatan ekonomi kreatif tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing dan citra bangsa di tingkat internasional,” tambahnya.

DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan sektor ekonomi kreatif agar dapat menjadi salah satu pilar utama dalam perekonomian nasional serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *