brilian•BANDUNG – DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Paripurna pada Jumat, 15 Agustus 2025, dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden tentang RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan. Selain agenda rutin, rapat kali ini juga sarat makna karena DPRD Kota Bandung secara tegas menyatakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi bersama para pimpinan dewan. Hadir pula Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Wakil Wali Kota H. Erwin, Sekda Iskandar Zulkarnain, jajaran Forkopimda, veteran, OPD, hingga organisasi masyarakat.
Nuansa solidaritas terasa kuat di ruang rapat paripurna. Pimpinan dan anggota dewan mengenakan syal bermotif kafiyeh, sementara peserta rapat membawa bendera mini Indonesia dan Palestina. Sebelum mendengarkan pidato kenegaraan, DPRD menggelar doa bersama untuk rakyat Palestina.
Dalam kesempatan itu, DPRD membacakan Pernyataan Bersama tentang Kepedulian atas Tragedi Kemanusiaan di Palestina. Pernyataan ini menegaskan sikap menolak segala bentuk penjajahan, mendesak pemerintah memperkuat diplomasi internasional, serta mengajak masyarakat Bandung menjadikan solidaritas Palestina sebagai semangat bersama membangun kota.
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, mengatakan dukungan ini merupakan kelanjutan dari sikap para pendiri bangsa. “Dari Bung Karno hingga hari ini, kita selalu konsisten mendukung Palestina. Ini adalah amanat konstitusi dan moral bangsa,” ujarnya.
Selain dukungan politik, rapat ini juga menjadi momentum refleksi 80 tahun Indonesia merdeka. Asep menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus menjadi titik tolak persatuan, gotong royong, dan kerja keras menuju Indonesia Emas 2045.** (KEN)





