Pemkot Bandung Gandeng TNI dan Polri Perkuat Pendidikan Karakter Siswa

Jumat, 15 Agu 2025 17:25 WIB
Pemkot Bandung Gandeng TNI dan Polri Perkuat Pendidikan Karakter Siswa

Brilian•BANDUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggulirkan program penguatan pendidikan karakter bagi siswa SMP melalui muatan lokal pendidikan bela negara. Meta description: Pemkot Bandung libatkan TNI dan Polri dalam program bela negara di SMP untuk memperkuat karakter siswa, cegah perundungan, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba.

Program ini dilaksanakan setiap Jumat dengan menghadirkan instruktur dari tiga matra Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memimpin apel di SMP Negeri 13 Bandung, salah satu dari empat sekolah yang menjadi pilot project. Tiga sekolah lainnya adalah SMPN 5, SMPN 33, dan SMPN 49.

Farhan menegaskan, kehadiran tiga pangkalan TNI di Kota Bandung—Angkatan Darat, Laut, dan Udara—menjadi modal besar dalam membangun pendidikan karakter yang kokoh. “Kerja sama ini memberi nilai lebih yang sangat tinggi. Tidak semua kota memiliki kelengkapan matra TNI seperti Bandung,” katanya saat meninjau kegiatan di SMPN 13 Kota Bandung, Jumat (15/8/2025).

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, ide program ini berawal dari keprihatinannya saat patroli jam malam bersama Polrestabes Bandung, yang menemukan 50 persen pelanggar adalah siswa SMP kelas 8 dan 9. “Rasa ingin tahu kalian besar, itu baik, tapi juga berisiko. Jangan sampai rasa ingin tahu membawa pada rokok, alkohol, atau narkoba. Inilah yang ingin kita cegah,” tegas Farhan.

Selama tiga bulan ke depan, program ini akan diuji di empat sekolah pilot dengan dukungan riset Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan lembaga penelitian lainnya. Jika terbukti efektif, program akan diperluas ke seluruh SMP di Kota Bandung.

Farhan berharap, nilai bela negara dapat menjadi benteng dari perilaku negatif seperti perundungan, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba. “Kami ingin kalian punya kemampuan mengatakan ‘tidak’ pada ajakan yang mengarah ke hal negatif,” katanya.

Ia pun memotivasi para siswa untuk memiliki disiplin dari dalam diri, demi menjaga diri, teman, dan masa depan bangsa. “Ingat, 30 tahun dari sekarang, bukan tidak mungkin salah satu dari kalian berdiri di sini memimpin Kota Bandung menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.**

Pos terkait