Bambang Haryo: Sekolah Rakyat Harus Jadi Investasi SDM untuk Masa Depan Indonesia

Rabu, 12 Agu 2026 09:53 WIB
Bambang Haryo: Sekolah Rakyat Harus Jadi Investasi SDM untuk Masa Depan Indonesia

Surabaya – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong program Sekolah Rakyat tidak hanya dipandang sebagai program bantuan pendidikan, tetapi sebagai investasi pemerintah untuk mencetak sumber daya manusia unggul dari keluarga kurang mampu.

BHS mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat dapat membuka peluang bagi anak-anak yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi untuk memperoleh pendidikan sekaligus lingkungan belajar yang mendukung.

“Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi unggul, mandiri, dan mampu menjadi tumpuan bagi kehidupan ekonomi serta masa depan Indonesia,” ujar BHS.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto yang diarahkan untuk memberikan akses pendidikan maksimal kepada generasi muda dari keluarga kurang mampu.

Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 15.954 siswa saat ini mendapatkan pembiayaan pemerintah melalui program tersebut.

Pembiayaan itu mencakup berbagai kebutuhan siswa, mulai dari seragam sekolah, sepatu, buku pelajaran, hingga kebutuhan makan tiga kali sehari.

Pemerintah juga menyediakan asrama bagi siswa dengan fasilitas yang mendukung kenyamanan selama mengikuti pendidikan, termasuk pendingin udara atau AC. Selain itu, siswa memperoleh uang saku selama menjalani pendidikan.

BHS menilai pendekatan tersebut memberikan dukungan yang lebih menyeluruh kepada peserta didik.

“Pendidikan harus mampu membentuk anak-anak menjadi pribadi yang memiliki kemampuan, keterampilan dan kemandirian. Jangan sampai persoalan ekonomi keluarga menghambat mereka untuk meraih masa depan,” katanya.

Menurut BHS, kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan daya saing Indonesia. Karena itu, investasi pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Ia berharap lulusan Sekolah Rakyat nantinya mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang memadai.

Dengan demikian, program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa dan keluarganya, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional.

“Ketika anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan yang layak, kita sebenarnya sedang membangun fondasi masa depan Indonesia,” pungkas BHS.