Bambang Haryo Soroti Kinerja Ekonomi Sumsel yang Dinilai Tertinggal dari Daerah Lain

Sabtu, 7 Nov 2026 09:46 WIB
Bambang Haryo Soroti Kinerja Ekonomi Sumsel yang Dinilai Tertinggal dari Daerah Lain
Sumber foto: RADARPALEMBANG.ID

PALEMBANG – Kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke Palembang pada Jumat (6/11/2026) diwarnai kritik tajam terhadap kinerja perekonomian daerah. Pasalnya, penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sumatera Selatan dinilai sangat rendah dan tertinggal jauh dibanding provinsi lain di Indonesia.

Ketua Tim Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, memaparkan bahwa dari total penyaluran KUR nasional sebesar Rp277 triliun, Sumsel baru menyerap sekitar Rp7 triliun atau hanya menyumbang 2,5 persen. Angka ini jauh di bawah rata-rata daerah lain yang mampu mencapai kisaran 10 hingga 20 persen.

“Sumsel ini daerah migas dan pertambangan, tetapi penyerapan KUR-nya sangat kecil,” ujar Lamhot, menyoroti lambatnya optimalisasi pembiayaan bagi pelaku UMKM lokal.

Selain masalah KUR, dewan turut menyoroti belum adanya kawasan industri yang memadai serta sektor pariwisata yang stagnan. Tercatat dari 104 desa wisata di Sumsel, belum ada satu pun yang berstatus mandiri dan hanya empat desa yang masuk kategori maju.

Sayangnya, agenda strategis yang melibatkan pejabat eselon I pusat ini gagal terlaksana. Gubernur Sumsel Herman Deru dikabarkan tidak hadir, yang kemudian dibenarkan oleh Sekda Pemprov Sumsel, Edward Candra. “Gubernur tidak hadir sedang Safari Jumat,” ucap Edward singkat, yang berujung pada penundaan total rapat kerja tersebut.

Pos terkait