Brilian°Malang || Wali Kota Malang Sutiaji mengukuhkan 64 kepala sekolah (kasek) baru di aula Disdikbud Kota Malang, Jumat (3/6/2022).
Mereka adalah kasek TK Negeri, SDN, SMPN dan pengawas SMP. Periode masa kerjanya adalah empat tahun. Ada 21 kasek baru.
“Yang kami promosikan ada 21 kasek. Sebenarnya ada 18 kasek SDN yang kosong. Tapi karena ada tiga kasek jadi pengawas, ada guru yang jadi pengawas karena sudah memiliki sertifikat serta 39 kasek yang dimutasi untuk kepentingan dinas,” jelas Suwarjana, Kadisdikbud Kota Malang pada wartawan usai kegiatan.
Serta ada empat kepala SMPN yang dirotasi. Suwarjana menjelaskan, pengisian Kepala SDN Blimbing 3 diisi kasek yang sudah berpengalaman, memiliki kondite bagus. Sedang untuk kasek baru atau angkatan pertama akan ditarik dulu ke SDN dipinggiran.
“Per hari ini, seluruh sekolah negeri sudah terisi seluruh kaseknya. Terutama yang pensiun per 1 Juni terisi semua,” jelas dia.
Sedangkan untuk pengisian kasek di tiga SMPN baru yaitu SMPN 28, 29 dan 30 belum diisi. Artinya masih dipimpin oleh sekolah induknya yaitu SMPN 21, 15 dan 7.
“Ini karena nomer antriannya masih masuk ke sekolah induk anggarannya,” kata dia.
Untuk penganggaran dilakukan pada 2021 untuk anggaran 2022. Maka baru diisi tahun ini untuk tahun depan. Sedangkan Walikota Malang Sutiaji berharap para kasek menjalankan amanah.
“Sebagai leader dan manajer di sekolah. Jika ada guru yang keluar dari norma-norma dan tidak tertib, maka jangan ragu memutuskan. Asal tidak ada niat kebencian,” tandas Wali Kota.
Kata Sutiaji, kasek harus jadi pemimpin yang aspiratif, adaptatif dan melihat kedepan. Rachmad Suliadi, Kepala SDN Bareng 3 dimutasi ke SDN Pandanwangi 1.
“Sebagai PNS, ya memang harus siap dipindah kemana saja,” kata dia.
Sedang empat kepala SMP Negeri yang dirotasi adalah Kepala SMPN 1 ke SMPN 13. Sedang Kepala SMPN 13 ke SMPN 22. Lalu Kepala SMPN 22 menjadi Kepala SMPN 6. Sedang Kepala SMPN 6 menjadi Kepala SMPN 1.





