Wali Kota Bandung: Fasilitas Publik Harus Aman Bagi Pengunjung

Selasa, 12 Agu 2025 16:11 WIB
Wali Kota Bandung: Fasilitas Publik Harus Aman Bagi Pengunjung

Brilian•BANDUNG — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan komitmennya menjaga keselamatan warga di seluruh ruang publik, termasuk di kawasan Teras Cihampelas yang menjadi salah satu ikon wisata Kota Bandung. Meta description: Wali Kota Bandung instruksikan pengecekan menyeluruh titik rawan di Teras Cihampelas dan menekankan keselamatan sebagai prioritas utama.

Hal itu disampaikan Farhan saat memimpin apel pagi usai olahraga bersama jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) di Kantor Diskarmat, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Selasa (12/8/2025).

Farhan menginstruksikan agar dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap titik-titik rawan di Teras Cihampelas dengan penerapan standar keselamatan tertinggi. “Satu nyawa saja yang celaka di Teras Cihampelas, seluruh jajaran Pemkot Bandung ikut bertanggung jawab. Fokus kita menjadikannya aman,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Farhan memberikan apresiasi atas dedikasi, kesiapsiagaan, dan kekompakan Diskarmat Kota Bandung. Ia menyebut pekerjaan pemadam kebakaran merupakan salah satu yang paling berat di pemerintahan kota karena memerlukan kekuatan fisik, kematangan emosional, kecerdasan, serta kerja sama tim yang solid. “Pekerjaan ini bukan urusan satu orang. Sukses kita ditentukan oleh keyakinan bahwa di belakang kita selalu ada rekan yang siap memberi dukungan penuh,” ujarnya.

Farhan juga mengingatkan bahwa Kota Bandung tergolong rawan bencana, terlebih dengan anomali cuaca tahun ini yang ditandai curah hujan tinggi, angin kencang, dan potensi pergerakan tektonik di wilayah sekitar. Ia meminta Diskarmat selalu waspada, meningkatkan kapasitas, menguasai teknologi baru, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta rutin menggelar edukasi dan simulasi tanggap darurat. “Jangan anggap remeh tanda-tanda kecil. Pencegahan dan kesiapan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kejadian,” katanya.

Selain itu, Farhan mengajak seluruh jajaran menghayati visi Bandung UTAMA (Unggul, Terbuka, Adil, Amanah, Maju, Agamis) periode 2025–2029. Ia menekankan pentingnya pelayanan setara tanpa diskriminasi, menjaga amanah, mendorong kemajuan teknologi, dan menjunjung nilai-nilai agama tanpa membeda-bedakan keyakinan.

Menutup arahannya, Farhan menyampaikan rasa bangga karena Pemkot Bandung berhasil kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK setelah tiga tahun berturut-turut hilang. “Kepercayaan publik ini mahal harganya, dan kita harus menjaganya bersama,” ujarnya sebelum menutup apel dengan pantun khas yang disambut tepuk tangan jajaran Diskarmat.**

Pos terkait