SPMB 2026 di Bandung Disiapkan Lebih Adil dan Humanis

Rabu, 13 Mei 2026 19:32 WIB
SPMB 2026 di Bandung Disiapkan Lebih Adil dan Humanis
Oplus_16908288

Brilian•BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mulai mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 melalui sosialisasi dan komunikasi publik di Hotel Grandia Bandung, Selasa 12 Mei 2026.


Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, SPMB bukan hanya proses administrasi tahunan, tetapi pintu awal untuk memastikan hak pendidikan seluruh anak terpenuhi secara adil.


“SPMB ini bukan hanya urusan administrasi penerimaan siswa. Ini adalah bagaimana kita memastikan anak-anak mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujar Farhan.

Bacaan Lainnya


Menurutnya, penerimaan murid baru kerap menjadi isu sensitif di tengah masyarakat, terutama karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri dan penerapan sistem domisili atau zonasi.


Karena itu, Farhan menilai komunikasi publik menjadi kunci agar masyarakat memahami aturan yang berlaku dan tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru.


“Komunikasi jangan sampai terputus. Ketika masyarakat merasa tidak mendapatkan informasi yang jelas, biasanya akan muncul keresahan dan keributan yang sebenarnya tidak perlu,” katanya.


Farhan menjelaskan, pelaksanaan SPMB 2026 diperkuat melalui Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 24 Tahun 2026 tentang sistem penerimaan murid baru pada jenjang TK, SD, dan SMP Negeri.


Ia menekankan empat prinsip utama dalam pelaksanaan SPMB, yakni keadilan dan pemerataan, transparansi, integritas, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat.


“Kita ingin memastikan semua anak punya kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang,” katanya.


Farhan juga meminta jajaran Dinas Pendidikan, kepala sekolah, operator, dan panitia SPMB menjaga proses penerimaan tetap bersih, terbuka, serta bebas dari manipulasi data.


“Hindari manipulasi data dan berbagai penyimpangan yang mencederai kepercayaan masyarakat. Integritas adalah wajah kita semua,” ujarnya.


Ia turut mendorong penguatan sistem digital untuk meminimalkan potensi intervensi data dalam pelaksanaan SPMB.


Selain itu, Farhan mengajak media massa, komite pendidikan, organisasi masyarakat, dan komunitas warga ikut menyebarluaskan informasi yang benar terkait SPMB 2026.


Ia berharap pelaksanaan SPMB 2026 mampu menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih baik, adil, transparan, dan mendukung lahirnya generasi Kota Bandung yang unggul serta berdaya saing.**

 

Pos terkait