Brilian•BANDUNG – Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana Sutadi, S.I.P., M.I.P., meninjau lokasi longsor di wilayah Cisitu Cikendi, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Selasa 14 April 2026.
ㅤ
Longsor tersebut melanda kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki kontur tanah perbukitan. Dalam kunjungannya, Nina melihat langsung kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan cukup serius akibat pergerakan tanah.
ㅤ
Kawasan Cidadap dan Ciumbuleuit yang selama ini tampak sebagai area perkotaan relatif aman, ternyata memiliki risiko bencana alam karena kondisi topografinya.
ㅤ
“Jika dilihat dari luar, kawasan ini tampak aman-aman saja dengan bangunan yang bagus. Namun, setelah masuk ke dalam, ternyata medannya cukup ekstrem seperti daerah pegunungan. Ini sangat berbahaya, apalagi ada rumah kontrakan milik warga yang bagian dapurnya terkena dampak langsung,” ujar Nina di lokasi peninjauan.
ㅤ
Dalam kunjungan tersebut, Nina juga menyalurkan bantuan berupa paket logistik kepada warga terdampak. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan pokok warga selama masa pemulihan.
ㅤ
Selain memberikan bantuan, Nina berdialog dengan ibu-ibu, lansia, tokoh masyarakat, serta petugas kewilayahan setempat untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga terkait penanganan bencana.
ㅤ
Ia menegaskan, kunjungan tersebut bukan sekadar formalitas. Sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina akan membawa temuan di lapangan ke pembahasan di DPRD.
ㅤ
Langkah itu dilakukan agar koordinasi dengan dinas terkait berjalan maksimal, baik untuk penanganan pascabencana maupun upaya mitigasi ke depan.
ㅤ
“Kami hadir di sini untuk memastikan warga merasa terayomi dan laporan mereka benar-benar ditindaklanjuti. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujarnya.
ㅤ
Nina menilai kawasan dengan kontur tanah curam membutuhkan perhatian lebih dalam penataan lingkungan. Pemerintah perlu memastikan aspek keselamatan warga menjadi pertimbangan utama, terutama di permukiman yang berada di wilayah rawan pergerakan tanah.
ㅤ
Kunjungan tersebut diakhiri dengan dialog bersama tokoh masyarakat dan aparat kewilayahan. Sinergi antara warga, pemerintah, dan legislatif dinilai penting dalam menghadapi tantangan lingkungan di Kota Bandung, khususnya di wilayah yang memiliki risiko bencana.**
ㅤ
Longsor Cikendi Rusak Rumah Warga, DPRD Bandung Minta Penanganan Cepa





