Waduh..!! Sejumlah Preman Amankan Proyek Kantor Bupati dan Kantor OPD

Selasa, 4 Okt 2022 23:19 WIB
Waduh..!! Sejumlah Preman Amankan Proyek Kantor Bupati dan Kantor OPD

Brilian°Pasuruan – Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan (FORMAT), Selasa 4 Oktober 2022 mendatangi lokasi Proyek pembangunan kantor bupati dan Proyek pembangunan kantor OPD di kompleks perkantoran Raci terkait dengan menindaklanjuti hasil audiensi dengan komisi 3 DPRD 12 September 2022.

Dalam kesempatan tersebut rombongan Format yang diketuai oleh Ismail Makky dan rombongan yang berjumlah 20 orang hadir di lokasi proyek tersebut, namun kedatangannya di hadang oleh oknum preman yang mengatasnamakan petugas keamanan, sempat terjadi perdebatan yang memanas, “Saya petugas keamanan disini, semua dilarang masuk ini perintah dari pak dana ” ujar Arifin.

Dalam kesempatan tersebut anggota Format mempertanyakan siapa pak dana, menurut Arifin pak dana adalah oknum TNI yang menjadi koordinator keamanan.

Bacaan Lainnya

Tak mau berdebat terlalu panjang Ismail Makky, mengarahkan rombongan tersebut menuju kantor PU SDA, untuk meminta klarifikasi kepada Ppkom, pak Haryo, namun tidak ditemui oleh beliau karena ada tugas dinas di luar, rombongan Format tersebut langsung ditemui oleh Kadis PU SDA BP. Hari Aprilianto.

Rombongan Format tersebut yang berjumlah 20 orang ditemui langsung oleh kadis PU SDA di ruang kerjanya, dalam kesempatan tersebut Ismail Makky menyampaikan maksud kedatangannya, “Kami semua hadir disini untuk menindaklanjuti hasil audiensi dari komisi 3, sejauh mana progres dan capaiannya sesuai dengan schedule, jangan sampai dua proyek strategis PU SDA tersebut molor, “ujarnya.

Perlu diketahui bahwa proyek pembangunan kantor bupati dan kantor OPD tersebut dikerjakan oleh satu rekanan yaitu PT. Jaya Etika Teknik dengan total pekerjaan senilai hampir 7O milyar, sejak 10 Juni 2022 batas penandatanganan kontrak sudah dilakukan, namun sampai saat ini progres schedulenya cenderung melambat.

Abd. Muin Ketua DPC Lsm penjara mengatakan, “hampir semua proyek PU SDA mendapatkan pengamanan dari oknum preman, apakah hal tersebut adalah prosedur proyek, atau memang ada hal yang benar2 rahasia, kalau proyek tersebut benar kenapa pakai preman, apakah kurang cukup APH ? ” Ujarnya.

Selanjutnya kadis PU SDA Hari Aprilianto menyatakan, “tidak ada pengaman preman dalam proyek manapun, kalau hal tersebut menjadi permasalahan kami akan tegur pelaksananya, terkait progres, proyek tersebut sudah mencapai 40%, berharap Desember sudah rampung.

Terkait dengan permintaan Format untuk segera dipertemukan dengan pelaksana proyek pembangunan kantor bupati dan kantor OPD pelaksana PT. Jaya Etika Teknik , Kadis PU SDA Hari Aprilianto akan segera mempertemukan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *