Brilian-news.id | BONDOWOSO – Lapas Kelas IIB Bondowoso, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, melaksanakan kegiatan tasyakuran sebagai rangkaian setelah Upacara Peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Ke-1 Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lapas Bondowoso dan diikuti oleh pejabat struktural, pejabat fungsional, staf pelaksana, serta perwakilan petugas pengamanan. Tasyakuran ini digelar serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Kemenimipas (19/25).
Acara dimulai dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas peringatan Hari Bhakti Kemenimipas Ke-1. Setelah mengikuti upacara terpusat secara virtual, jajaran Lapas Bondowoso melanjutkan kegiatan internal sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan dan arah pembangunan kelembagaan Kemenimipas.
Agenda utama dalam kegiatan ini adalah prosesi pemotongan tumpeng. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIB Bondowoso, Dony Purwanto. Potongan pertama diberikan kepada pegawai paling sepuh atau senior sebagai simbol penghormatan atas pengabdian dan pengalaman dalam bertugas.
Potongan tumpeng kedua kemudian diberikan kepada pegawai termuda oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP) sebagai bentuk harapan akan lahirnya semangat baru dan motivasi generasi penerus pemasyarakatan. Prosesi simbolis ini mencerminkan kesinambungan nilai pengabdian dari pegawai senior kepada pegawai muda.
Dalam penyampaiannya, Plh. Kalapas Dony Purwanto menekankan bahwa tasyakuran ini merupakan wujud kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan awal Kemenimipas. Ia mengingatkan pentingnya memperkuat integritas, disiplin, dan dedikasi dalam menjalankan fungsi pemasyarakatan sesuai kebijakan kementerian. Selain itu, ia berharap seluruh pegawai dapat terus bekerja secara profesional dan saling mendukung dalam melaksanakan tugas.
Kegiatan tasyakuran ditutup dengan pembagian tumpeng kepada seluruh pegawai yang hadir sebagai simbol kebersamaan dan semangat melanjutkan pengabdian. Tasyakuran ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Lapas Bondowoso dalam mendukung tujuan Kemenimipas serta meningkatkan kualitas pelayanan di imigrasi dan pemasyarakatan.





