Perang Terhadap Narkoba, Desa Alang Alang Bentuk Agen Pemulihan

Rabu, 18 Mei 2022 13:55 WIB
Perang Terhadap Narkoba, Desa Alang Alang Bentuk Agen Pemulihan
Perwakin BNNP jatim (kerudung kuning) serahkan SK Agen Pemulihan kepada kepala desa alang alang (18/05/22)

Brilian°Bangkalan –  Nyatakan perang terhadap narkoba pemerintah desa Alang- Alang bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur Bentuk Agen Pemulihan Rabu(18/05/22)

Narkoba dan obat-obatan terlang memang merupakan musuh dan momok bagi para masyarakat

Tingginya kasus peredaran narkoba dengan Total keseluruhan kasus Narkotika di Indonesia pada Triwulan 1 tahun 2021 adalah 12.890 kasus dan 16.740 tersangka. Urutan pertama ditempati Sumatera Utara dengan 2.049 kasus dan 2.661 tersangka.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut membuat desa Alang-Alang yang bekerja sama dengan BNNP Jawa Timur membuat program Agen Pemulihan dengan menggunakan peran serta Pemuda desa.

Fahrur rozi kepala desa Alang-Alang agen pemulihan berbasis masyarakat ini tujuanya saya ingin memberikan kepastian kenyamanan terhadap masyarakat dan generasi jangan sampai terjerumus dalam jeratan narkoba

“Ini merupakan kepastian dan kenyamanan agar generasi penerus jangan sampe terjerumus terhadap jeratan narkoba “ ujarnya

Agen Pemulihan ini merupakan program yang di rancang sebagai kepanjangan tangan dari Pemerintah karena tidak dapat di pungkiri Pemerintah sulit untuk menyentuh langsung masyarakat dilevel paling bawah

Oleh sebab itu perlu di bentuk nya program yang berbasis intervensi masyarakat, sehingga dibentuknya Agen Pemulihan yang dimulai oleh masyarakat, untuk masyarakat dan bagi  masyarakat

Arlita lusiana Bidang rehabilitasi BNNP Jawa Timur agen pemulihan ini merupakan kepanjangan dari Pemerintah

Dia juga menambahkan bahwa masyarakat sangat memegang peranan penting dalam penguraian kasus Narkoba

“Peran serta masyarakat sangat lah penting, sehingga di bentuknya agen  Pemulihan untuk menjangkau lingkungan sekitar untuk mensosialisasikan  bahaya penggunaan narkoba “ ujar nya

Dalam acara tersebut juga turut di hadiri oleh Muspika dan Kepala puskismas kecamatan Tragah dalam hal ini mereka sangat mendukung hadirnya program tersebut yang nantinya diharapkan dapat berjalan di seluruh kecamatan Tragah

Fahrur rozi menghimbau kepada seluruh penguna bahwasanya resiko terendah pengunaan narkoba adalah kemiskinan batin dan pikiran, oleh sebab itu hindari pengunaan narkoba.(lif)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *