Brilian•BANDUNG –Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima kunjungan kerja dari rombongan DPRD Kota Medan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Afif Abdullah di Balai Kota Bandung, Selasa, 21 Mei 2025. Pertemuan ini menjadi momentum tukar pengalaman antara dua kota besar dalam hal perencanaan dan pengelolaan tata ruang.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa Bandung dan Medan memiliki sejumlah kesamaan, baik dari sisi sejarah maupun dinamika pembangunan kota.
“Kota Bandung dan Kota Medan punya banyak kemiripan. Dulu sama-sama tumbuh dari sektor perkebunan dan kini berkembang menjadi kota jasa, seperti wisata, perdagangan, pendidikan, hingga kesehatan,” ujar Farhan.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas sejumlah kebijakan strategis terkait tata ruang, seperti Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Farhan menilai, kesamaan karakteristik geografis dan arah pembangunan membuka peluang kolaborasi antar daerah yang lebih konkret.
Salah satu potensi kerja sama yang digagas adalah promosi pendidikan tinggi. Pemkot Bandung berencana menggelar promosi perguruan tinggi asal Bandung di Kota Medan pada September mendatang.
“Selama ini mahasiswa dari Medan banyak yang menempuh pendidikan di Bandung. Kami berharap Bandara Husein Sastranegara bisa segera kembali aktif untuk menunjang mobilitas. Sebelum ditutup Oktober 2023, bandara ini melayani sekitar 4.000 penumpang domestik per hari, dan Medan adalah rute tersibuk kedua setelah Bali,” ungkapnya.
Ketua DPRD Kota Medan, Afif Abdullah, mengapresiasi sambutan hangat Pemkot Bandung. Ia menyebutkan banyak hal yang dapat diadopsi dari kebijakan kota ini, terutama dalam penataan wilayah.
“Bandung punya pengalaman dan pendekatan menarik dalam menyusun tata ruang. Kami harap ke depan bisa terjalin kerja sama antarkota yang lebih konkret dan berdampak luas,” ujar Afif.
Kunjungan ini diakhiri dengan dialog terbuka dan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama lintas daerah.**





