Brilian-news.id Tulungagung– Pemerintah Desa (Pemdes) Rejosari, Kecamatan Kalidawir, kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhadap sesama. Tepat pada Jumat, 10 Juli 2026, Pemdes Rejosari menggelar kegiatan rutin tahunan berupa Istighosah dan Sholawat Jabal Syafaat, serta santunan anak yatim piatu se-Desa Rejosari yang bertempat di balai desa.
Kegiatan mulia ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, sekaligus terlaksana berkat pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang bersumber dari Dana Desa Prestasi. Dalam acara yang berlangsung penuh khidmat tersebut, Pemdes Rejosari menyalurkan santunan secara langsung kepada 12 anak yatim dan piatu yang ada di wilayah desa.
Acara ini dihadiri oleh perkiraan 150 orang undangan, yang turut mengundang jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), unsur Tiga Pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Desa), serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para tokoh dan ratusan warga ini menambah kekhidmatan suasana saat bersama-sama melantunkan sholawat dan memanjatkan doa dalam rangkaian Istighosah Jabal Syafaat.
Menghormati Jasa Pejuang Desa
Dalam sambutannya di hadapan para undangan dan Tiga Pilar, Kepala Desa Rejosari, Suddikan, S.H., menyampaikan pesan dan kesan yang mendalam terkait esensi dari kegiatan rutin ini. Menurutnya, momentum peringatan Tahun Baru Islam 1448 H ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah wadah penting untuk merefleksikan diri serta menghormati sejarah desa.
”Kegiatan Istighosah, Sholawat Jabal Syafaat, dan santunan ini kami tujukan untuk mengenang sekaligus mendoakan para pejuang desa terdahulu. Mulai dari para mantan kepala desa, perangkat desa yang telah mendahului kita, hingga para tokoh cikal bakal yang telah berjasa mendirikan dan membangun Desa Rejosari,” ujar Suddikan, S.H.
Harapan Keberlanjutan Program
Lebih lanjut, Kepala Desa menegaskan bahwa pemenuhan hak dan kesejahteraan anak-anak yatim serta piatu di wilayahnya merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dikawal. Pengalokasian anggaran dari APBDes berprestasi ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah desa di tengah-tengah masyarakat.
Beliau berharap agar program mulia ini tidak terputus dan dapat terus dianggarkan secara konsisten pada tahun-tahun berikutnya.
Pentingnya Kesejahteraan Anak: Kegiatan santunan kepada 12 anak yatim dan piatu ini dinilai sangat krusial untuk menjamin serta meningkatkan kesejahteraan moril maupun materiil bagi mereka di Desa Rejosari.
Sinergi Keberlanjutan Anggaran: Didukung oleh kehadiran Muspika dan Tiga Pilar, Pemdes Rejosari berkomitmen penuh agar alokasi APBDes untuk kegiatan sosial keagamaan seperti ini terus berjalan secara berkelanjutan.
Melalui lantunan sholawat dan doa bersama sekitar 150 hadirin dalam Istighosah dan Sholawat Jabal Syafaat serta santunan yang diberikan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 H ini, Pemdes Rejosari berharap berkah doa dari anak-anak yatim piatu dan seluruh elemen masyarakat dapat membawa Desa Rejosari menjadi desa yang semakin maju, aman, tenteram, dan diberkahi.
(Lam)





