Pemkot Bandung Luncurkan Gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”

Rabu, 23 Jul 2025 15:22 WIB
Pemkot Bandung Luncurkan Gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”

Brilian•BANDUNG – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan gerakan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” pada kegiatan Semangat Senam Anak Indonesia Hebat yang digelar di SMP Negeri 4 Bandung, Rabu, 23 Juli 2025.

Gerakan ini mengajak anak-anak untuk membiasakan tujuh kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari, yakni: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya membangun fondasi karakter anak-anak sejak usia dini.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita bersama-sama menyatakan tekad untuk membentuk tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Ini adalah langkah awal agar anak-anak tumbuh sehat, kuat, bahagia, dan dikelilingi oleh cinta serta perlindungan,” ujar Farhan dalam sambutannya.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, juga menekankan pentingnya keteladanan dari orang dewasa, baik orang tua, guru, maupun pemimpin, dalam membentuk karakter anak.

“Anak-anak harus dibiasakan hidup sehat dan disiplin. Otak yang cerdas butuh tubuh yang kuat dan jiwa yang sehat. Asupan fisik dan keteladanan dari lingkungan sangat menentukan,” katanya.

Menurut Asep, pembentukan karakter tidak terjadi secara instan, melainkan melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan setiap hari. “Karakter tidak dibentuk dalam semalam. Kebiasaan anak Indonesia hebat harus dimulai dari sekarang, dari hal-hal kecil yang terus dibiasakan,” tambahnya.

Pemkot Bandung berkomitmen untuk terus memberikan perhatian serius terhadap dunia pendidikan dan perlindungan anak. Gerakan ini juga menjadi bagian dari upaya kolektif mewujudkan Kota Bandung sebagai kota yang ramah anak.

Melalui gerakan ini, diharapkan anak-anak tidak hanya tumbuh secara fisik dan intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan mental, disiplin, dan kepedulian sosial yang akan menjadi bekal penting menuju generasi Indonesia Emas 2045.

Pos terkait