lBNNP Jabar Bawa Pesan Antinarkoba Lewat Kawih Sinom, 16 Peserta Tampil di Bandung

Rabu, 16 Sep 2026 11:40 WIB
lBNNP Jabar Bawa Pesan Antinarkoba Lewat Kawih Sinom, 16 Peserta Tampil di Bandung

Brilian•BANDUNG – Pesan pencegahan penyalahgunaan narkoba disampaikan dengan cara berbeda melalui seni tradisi Sunda. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat menggelar Pasanggiri Agung Kawih Sinom bertajuk “Narkoba Musuh Bangsa” di Gedung Pertunjukan Kesenian, Jalan Naripan, Kota Bandung, Senin (14/9/2026).

Sebanyak 16 peserta ambil bagian dalam pagelaran tersebut, terdiri atas delapan peserta kategori pelajar dan delapan peserta kategori umum. Mereka membawakan kawih sinom dengan pesan mengenai bahaya narkoba sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan BNN RI melalui Sekretaris Utama BNN RI, serta Wali Kota Bandung.

Bacaan Lainnya

BNNP Jawa Barat memilih seni dan budaya sebagai salah satu media edukasi agar pesan antinarkoba lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda.

Melalui lirik Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa”, peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan vokal, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Dari hasil penilaian dewan juri, Muhammad Raffi Putra Pangestu, siswa SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, meraih juara pertama kategori pelajar. Posisi kedua ditempati Asep Tatang Hidayat dari SMA Negeri 1 Sumedang, sedangkan juara ketiga diraih Griselda Mardatila Nutrisfinanzalda dari SMA Negeri 1 Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Untuk kategori umum, juara pertama diraih Wendih Widia Rahayu asal Kota Bandung. Eva Purnama Dewi asal Kabupaten Sumedang menempati posisi kedua, sementara Dhesdyana Erindha Dewi, juga asal Kabupaten Sumedang, meraih juara ketiga.

Para pemenang mendapatkan Piala Gubernur Jawa Barat. Panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta lainnya sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan mereka dalam menyampaikan kampanye antinarkoba melalui karya seni.

Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono menyampaikan apresiasi kepada BNN RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dewan juri, serta seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

BNNP Jawa Barat berharap para peserta tidak berhenti setelah perlombaan, tetapi ikut membawa pesan antinarkoba di lingkungan masing-masing melalui kegiatan seni dan budaya.

Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” juga telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Perlindungan terhadap karya tersebut menjadi bagian dari pengembangan kampanye pencegahan narkoba yang mengangkat budaya lokal Jawa Barat.

Karya tersebut selanjutnya direncanakan diserahkan kepada Kepala BNN RI sebagai bagian dari program Ananda Bersinar atau Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkotika.

Setelah itu, karya Kawih Sinom “Narkoba Musuh Bangsa” juga akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dapat dikembangkan sebagai salah satu muatan lokal.

Melalui pendekatan tersebut, BNNP Jawa Barat berharap pesan pencegahan narkoba tidak hanya hadir melalui sosialisasi formal, tetapi juga dapat diterima masyarakat melalui karya seni yang dekat dengan kehidupan dan budaya mereka.**(Ken)

Pos terkait