Brilian-news.id | SURABAYA – Dugaan praktik “tangkap lepas” kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Kota Surabaya. Seorang pria bernama Aldo alias Tio yang diamankan aparat di sebuah warung kawasan Jalan Kalimas Baru, Rabu (16/7), diduga dilepas setelah keluarganya menyerahkan uang dalam jumlah fantastis.
Ironisnya, hingga saat ini Kanit Reskrim Polsek Semampir yang menangani kasus tersebut memilih bungkam ketika dikonfirmasi.
Peristiwa bermula ketika sejumlah petugas disebut melakukan penangkapan terhadap Aldo/Tio di warung tersebut karena diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Kabar penangkapan itu cepat menyebar di kalangan warga setempat dan awak media. Namun tak lama berselang, pelaku justru dikabarkan bebas, tanpa kejelasan proses hukum lebih lanjut.
Seorang warga yang enggan namanya disebut, menceritakan bahwa keluarga pelaku bahkan sempat terlihat mondar-mandir ke kantor polisi. “Keluarganya sampai mengeluarkan uang banyak sekali. Katanya biar bisa bebas. Memang begitulah, kalau ada uang ya bisa selesai,” ungkapnya.
Praktik seperti ini, menurut warga, bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. “Orang kecil kadang tak bisa apa-apa. Tapi kalau punya uang besar, hukum bisa dibeli,” keluhnya.
Beberapa awak media pun mencoba meminta klarifikasi dari Kanit Reskrim Polsek Semampir melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini disusun, pesan konfirmasi hanya dibaca tanpa balasan. Panggilan telepon pun tak direspons.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah benar kasus narkoba bisa diselesaikan begitu saja di luar jalur hukum dengan “uang damai”? Jika benar, praktik ini jelas mencederai kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum, sekaligus melemahkan upaya pemberantasan narkoba yang selama ini digembar-gemborkan pihak kepolisian.
Sejumlah pihak meminta agar Kapolres Tanjung Perak hingga Polda Jatim turun tangan mengusut dugaan penyalahgunaan wewenang ini. Transparansi dan penegakan hukum yang adil menjadi tuntutan warga.
Hingga berita ini tayang, pihak Polsek Semampir belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan dilepasnya Aldo/Tio dan berapa sebenarnya nominal yang disebut-sebut dibayarkan keluarganya. Upaya konfirmasi lebih lanjut masih terus dilakukan. (il)





