SURABAYA ° Brilian News.id – Kasus dugaan pencurian rumah kosong di kawasan Bendul Merisi, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, kini menjadi perhatian jajaran Polsek Wonocolo.
Di tengah keterbatasan alat bukti, kepolisian dituntut mengoptimalkan seluruh upaya penyelidikan agar pelaku dapat segera diungkap dan memberikan kepastian hukum bagi korban.
Perkara yang menimpa Moch Fauzi Muslim itu masih dalam proses penyelidikan. Korban diketahui kehilangan satu unit telepon genggam Samsung A9, gelang emas seberat sekitar 7 gram, cincin emas seberat 1,5 gram beserta surat pembeliannya, dengan total kerugian ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
Kapolsek Wonocolo, Kompol Hariyoko Widhi, memberikan atensi langsung terhadap penanganan perkara tersebut. Setelah menerima konfirmasi mengenai perkembangan kasus, Kapolsek memastikan akan memantau langsung proses penyelidikan yang dilakukan anggotanya.
“Coba saya cek perkembangannya mas,” ujar Kompol Hariyoko melalui pesan WhatsApp.
Sehari kemudian, penyidik menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor B/150/SP2HP-1/LP-M.121.V.26/2026/Reskrim tertanggal 2 Juli 2026 kepada pelapor.
Dalam SP2HP dijelaskan bahwa penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan pelapor dan sejumlah saksi, serta mengumpulkan informasi yang dapat mengarah kepada identitas pelaku.
Meski demikian, penyidik masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya tidak adanya kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian, minimnya saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut, serta belum tersedianya data IMEI telepon genggam yang hilang sehingga proses pelacakan belum dapat dilakukan secara maksimal.
Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, Ipda Abdul Rohim, menegaskan bahwa penyelidikan tidak berhenti dan seluruh informasi yang masuk akan terus didalami.
“Anggota kami telah meminta keterangan beberapa saksi. Tapi kami belum menemukan bukti petunjuk. Meski demikian penyelidikan ini masih berjalan,” ujarnya.
Ia juga mengakui adanya keterlambatan penyampaian SP2HP kepada pelapor dan menyatakan hal tersebut menjadi bahan evaluasi internal agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Kasus ini menjadi tantangan sekaligus momentum bagi Polsek Wonocolo untuk mengoptimalkan proses penyelidikan hingga pelaku berhasil diungkap.
Keberhasilan penanganan perkara tidak hanya diharapkan mampu memberikan keadilan bagi korban, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan penegakan hukum.





