Brilian•BANDUNG – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menargetkan peningkatan jumlah pemeriksaan hewan kurban pada Iduladha 1446 Hijriah/2025 Masehi, menyusul tren membaiknya ekonomi masyarakat dan antusiasme berkurban yang kian tinggi.
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengungkapkan optimisme tersebut saat pelepasan Satgas Pemeriksa Hewan Kurban di Plaza Balai Kota, Senin, 19 Mei 2025. Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2024 lalu, pemeriksaan dilakukan terhadap sekitar 16.400 ekor hewan kurban.
“Kita berharap tahun ini bisa lebih tinggi. Karena kondisi ekonomi sudah membaik dan semangat masyarakat untuk berkurban lebih besar,” ujar Gin Gin.
Indikasi positif juga terlihat dari masuknya hewan-hewan kurban berbobot besar dari peternak lokal, termasuk seekor sapi dengan berat 1,2 ton milik peternak Fandri. Sapi tersebut dipastikan akan menjadi hewan kurban bantuan Presiden, yang hanya diberikan satu ekor untuk setiap kota.
“Baru dipastikan kemarin. Sapi ini akan jadi hewan untuk bantuan presiden,” jelasnya.
Gin Gin memastikan seluruh proses pemeriksaan, baik sebelum (antemortem) maupun setelah pemotongan (postmortem), akan dilakukan secara menyeluruh oleh Satgas dan tim DKPP. Pemeriksaan ini mencakup kondisi hewan hidup, daging, organ dalam, hingga tempat pemotongan.
“Kita pastikan semuanya bersih dan aman. Ini untuk menjamin kesehatan dan aspek syariat ibadah kurban,” tegasnya.
Sebagai bentuk inovasi dan transparansi kepada publik, DKPP kembali mengandalkan sistem barcode dan aplikasi e-Selamat untuk mendukung pencatatan data hewan, pengawasan distribusi, serta memberikan kemudahan informasi kepada masyarakat.





