Fenomena Pelanggaran Berulang di Simpang Lima Krian, Ratusan Truk Diduga Melintas Tanpa Mengindahkan Aturan

Senin, 8 Jun 2026 17:54 WIB
Fenomena Pelanggaran Berulang di Simpang Lima Krian, Ratusan Truk Diduga Melintas Tanpa Mengindahkan Aturan

SIDOARJO  ° Brilian News.id – Dugaan tidak berfungsinya sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di kawasan Simpang Lima Krian, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sorotan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masih maraknya pelanggaran lalu lintas, khususnya oleh kendaraan besar yang melintas di jalur yang telah dipasang rambu larangan.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang dilakukan tim investigasi dalam beberapa kesempatan, terlihat banyak kendaraan besar tetap melintasi ruas jalan yang seharusnya tidak diperuntukkan bagi kendaraan dengan kategori tertentu.

Bahkan, ditemukan sejumlah kendaraan yang diduga melakukan pelanggaran serupa lebih dari satu kali dalam sehari.

Dari hasil pengamatan tersebut, jumlah kendaraan yang diduga melanggar diperkirakan mencapai ratusan unit.

Fenomena itu menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan maupun penegakan hukum berbasis elektronik di kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik padat lalu lintas di wilayah barat Kabupaten Sidoarjo.

Apabila dugaan tidak aktifnya sistem ETLE tersebut benar adanya, kondisi tersebut tentu patut menjadi perhatian.

Selain berpotensi mengurangi efektivitas penegakan hukum lalu lintas, pelanggaran yang terjadi secara berulang juga dapat berdampak pada optimalisasi penerimaan negara melalui mekanisme denda tilang yang masuk ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Namun demikian, aspek yang paling menjadi perhatian adalah persoalan keselamatan pengguna jalan. Keberadaan kendaraan besar yang melintas pada jalur yang dibatasi dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama di kawasan persimpangan yang memiliki tingkat aktivitas kendaraan dan masyarakat yang cukup tinggi.

Selain faktor keselamatan, lalu lalang kendaraan besar (sumbu 6 atau lebih) juga dinilai berpotensi memperparah kepadatan arus lalu lintas di kawasan Simpang Lima Krian yang selama ini kerap mengalami perlambatan kendaraan pada jam-jam tertentu.

Menariknya, sejumlah kendaraan yang diduga melanggar tersebut terlihat melintas di ruas jalan yang berada tepat didepan Mako Polsek Krian. Kondisi ini memunculkan persepsi di tengah masyarakat bahwa sebagian pelanggar seolah tidak mengindahkan keberadaan aparat penegak hukum maupun rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak media masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi terkait kondisi operasional ETLE di kawasan Simpang Lima Krian. Upaya Konfirmasi telah diajukan kepada Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas (Wakasat Lantas) Polresta Sidoarjo, namun yang bersangkutan memberikan arahan untuk langsung kepada pimpinannya (Kasat lantas) Polresta Sidoarjo, Senin (8/6/26).

Awak Media akan terus berupaya memperoleh keterangan dari pihak terkait guna memastikan kondisi sebenarnya serta memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Pos terkait