Jaring Aspirasi Masyarakat Melalui Reses, Dyah Katarina Ajak Masyarakat Untuk Mengerti Perannya dan Aktif

Sabtu, 15 Okt 2022 09:49 WIB
Jaring Aspirasi Masyarakat Melalui Reses, Dyah Katarina Ajak Masyarakat Untuk Mengerti Perannya dan Aktif

Brilian°Surabaya – Komisi D bidang kesejahteraan rakyat DPRD Kota Surabaya, melakukan jaringan aspirasi masyarakat (Reses) pada masa reses tahun sidang keempat masa persidangan kesatu tahun anggaran 2022.

Hadir dalam kegiatan reses kali ini, para kader, pengurus ranting, Organisasi IKS.PI kera sakti, LPMK dan perwakilan warga. Bertempat di balai RW 2 Jl ketintang baru 7 Surabaya pada Jum’at (14/10/2022) pukul 19:00 WIB.

Dalam Reses kali ini, anggota DPRD Kota Surabaya, komisi D, Dyah Katarina S.Psi, M.Si, mengatakan banyak menerima aspirasi masyarakat yang meliputi beberapa hal. Beberapa keluhan tersebut diantaranya, perbaikan gorong-gorong, PJU (Penerangan Jalan Umum), MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) dan juga keluhan tentang informasi program beasiswa (PIP).

Bacaan Lainnya

Selanjutnya acara dimulai dengan sesi tanya jawab, mengenai keluhan atau uneg-unegnya menyampaikan aspirasinya.

Salah satu warga Ketintang Baru dalam sesi tanya jawab acara reses, Fitri menyampaikan aspirasinya tentang gorong-gorong.

“Karena sudah musim hujan, untuk masalah gorong-gorong, kami sudah pernah mengajukan lewat Musrembang, namun sampai saat ini pengerjaannya masih belum terlaksana,” ungkap Fitri

Juga perwakilan dari ranting ketintang, IKS.PI Kera sakti , Andri juga mengajukan matras dan PJU (penerangan jalan umum) guna kelancaran dalam berolah raga seni bela diri pencak silat.

Musafan seorang warga RT 1 RW 2 juga menyampaikan aspirasinya mengenai MBR, belum pernah mendapatkan bantuan.

“Kita sudah MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), tetapi belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali,” ungkap Musafan

Selanjutnya setelah sesi tanya jawab, Dyah menjelaskan mengenai keluhan masyarakat terkait mulai dari usulan pengajuan pembangunan infrastruktur dan yang lainnya yang tertunda atau yang belum terealisasi itu perlu di refresh dan diajukan lagi.

“Intinya jika memang bersifat urgent, segera ambil gambar fotonya buat laporannya agar untuk tindakannya untuk saya infomasikan kepada dinas terkait,” imbuhnya

Dyah berharap dalam reses ini, Pemkot Surabaya bisa benar-benar memenuhi apa yang diharapkan warga, sesuai dengan usulan warga, jadi apa yang tertunda kemarin bisa terlaksana, masyarakat bisa mengerti perannya dan ikut aktif.

“Setidaknya dengan acara Reses ini, kita bisa memberikan edukasi kepada warga dan bisa mendengarkan keluhan dan aspirasi warga untuk diarahkan kepada dinas terkait,” harapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *