Brilian°PROBOLINGGO – Dalam upaya memperkuat tata kelola kebencanaan daerah, Komisi III DPRD Kota Probolinggo mendesak pemerintah kota untuk memprioritaskan pembangunan gudang logistik BPBD. Dorongan ini disampaikan anggota Komisi III, Robit Riyanto, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Bapperida, Senin (24/11/2025).
Desakan tersebut muncul setelah Robit meninjau langsung lokasi penyimpanan logistik BPBD yang dinilai tidak layak dan berpotensi membahayakan masyarakat penerima bantuan saat bencana. Ia mengaku menemukan sejumlah barang, termasuk bantuan makanan, dibiarkan terpapar hujan dan tidak tertata dengan semestinya.
Menurut Robit, kondisi tersebut dapat menimbulkan risiko serius. Selain tidak higienis, pencampuran berbagai jenis barang dalam ruang sempit berpotensi merusak kualitas makanan dan bahkan memicu keracunan jika dikonsumsi warga terdampak.
“Harus ada gudang khusus untuk menyimpan barang-barang tersebut,” tegasnya.
Robit menambahkan, hasil peninjauan lapangan menunjukkan BPBD tidak memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai. Karena itu, Komisi III meminta Bapperida agar segera merencanakan pembangunan satu gudang khusus agar seluruh logistik kebencanaan dapat ditata dengan lebih aman dan terorganisasi.
Selain persoalan gudang, ia juga menyoroti kebutuhan peralatan penunjang kebencanaan. Menurutnya, BPBD membutuhkan alat pemotong pohon serta perlengkapan lapangan lain agar tidak selalu bergantung pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat terjadi pohon tumbang atau situasi darurat lain.
Estimasi anggaran yang diusulkan untuk pengadaan peralatan tersebut mencapai sekitar Rp600 juta.
Komisi III juga mendorong pengadaan truk angkut bagi BPBD. Robit menilai kendaraan tersebut sangat penting untuk mendukung mobilisasi logistik serta mempercepat penanganan kebencanaan di lapangan. Selama ini, BPBD kerap mengalami hambatan transportasi sehingga distribusi bantuan tidak berjalan optimal.
Dengan berbagai kebutuhan mendesak tersebut, Robit menegaskan bahwa peningkatan fasilitas BPBD harus menjadi prioritas dalam perencanaan anggaran daerah demi memastikan pelayanan kebencanaan yang cepat, layak, dan efektif.
Pitric Ferdianto





