Brilian•BANDUNG – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., menegaskan perlunya kolaborasi kuat antara pemerintah, organisasi masyarakat (ormas), dan komunitas luas untuk memperkuat sosialisasi serta pencegahan HIV/AIDS. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber kegiatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) bertajuk “Peran Organisasi Masyarakat dalam Sosialisasi HIV/AIDS”, di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Kamis, 11 September 2025.
Menurut dr. Agung, ormas memiliki peran vital dalam menjangkau kelompok masyarakat yang sulit disentuh layanan formal. “Organisasi masyarakat bisa hadir di tengah warga, membantu menekan stigma, sekaligus memperluas kesadaran publik tentang HIV/AIDS,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya berupa diskusi, melainkan juga diisi dengan pelatihan HIV dasar bagi KPA, Dinas Kesehatan, dan ormas; skrining kesehatan untuk peserta; serta dukungan terhadap program P2HIV sebagai bentuk komitmen berkelanjutan. DPRD menilai langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman publik yang lebih menyeluruh.
Ketua Pokja Pemberdayaan Masyarakat KPA Kota Bandung, Ayatri Benarto, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD. Menurutnya, keterlibatan pemerintah bersama ormas menjadi kunci dalam mengedukasi masyarakat secara lebih efektif. “Ini wujud nyata sinergi untuk meningkatkan kesadaran sekaligus menekan penyebaran HIV/AIDS,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala KPA Kota Bandung Maya Verasandi, perwakilan Dinas Kesehatan, Bagian Kesra Setda Kota Bandung, KNPI, Karang Taruna, serta berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas seperti Angkatan Muda Siliwangi, Pemuda Muhammadiyah, BBC, Pemuda Pancasila, Sundawani, WPA Kota Bandung, hingga Bandung AIDS Coalition.**





