DLU Holding Bersama Bambang Haryo Kirim Starlink dan Genset, Perkuat Layanan Darurat di Aceh Tamiang

Sabtu, 20 Des 2025 09:18 WIB
DLU Holding Bersama Bambang Haryo Kirim Starlink dan Genset, Perkuat Layanan Darurat di Aceh Tamiang
Penyaluran bantuan alat telekomunikasi Starlink di Aceh Tamiang/Foto : Istimewa

Aceh Tamiang — Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang mendapat dukungan signifikan dari Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) bersama DLU Holding. Melalui program kemanusiaan BHS Peduli, puluhan unit genset dan perangkat internet satelit Starlink dikirim untuk memastikan layanan listrik dan komunikasi tetap tersedia di wilayah terdampak.

Langkah ini diambil menyusul terputusnya sejumlah infrastruktur dasar akibat bencana yang melanda daerah tersebut. Bantuan diserahkan pada Rabu (10/12) kepada Eddy Asarudin, Anggota DPRD Aceh dari Fraksi Gerindra, sebagai perwakilan pemerintah daerah setempat.

Bambang Haryo menilai bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan bantuan logistik pangan. Infrastruktur pendukung seperti listrik dan internet justru menjadi fondasi penting agar seluruh proses penanganan darurat dapat berjalan efektif.

Bacaan Lainnya

“Tanpa listrik dan komunikasi, distribusi bantuan akan lambat, layanan kesehatan terganggu, dan koordinasi antarinstansi tidak optimal. Karena itu, kami bersama DLU Holding berupaya memastikan dua kebutuhan dasar ini bisa segera tersedia,” kata BHS.

Puluhan genset yang disalurkan difokuskan untuk mendukung operasional fasilitas vital, termasuk posko pengungsian dan layanan kesehatan. Sementara perangkat Starlink memungkinkan konektivitas internet tetap terjaga, meski jaringan konvensional mengalami kerusakan.

Menurut BHS, pemanfaatan teknologi satelit menjadi solusi cepat dan efektif dalam kondisi darurat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau atau mengalami blank spot. Dengan Starlink, relawan dan petugas dapat mengirim laporan kondisi lapangan secara real time, mempercepat pengambilan keputusan, serta memudahkan koordinasi lintas sektor.

DLU Holding sebagai mitra dalam aksi kemanusiaan ini juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana. Sinergi antara sektor swasta dan wakil rakyat dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan dan memastikan bantuan tepat guna.

Selain menyerahkan bantuan, BHS turut melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak. Ia mendengarkan aspirasi warga, relawan, serta aparat setempat terkait kebutuhan mendesak yang masih diperlukan. Dari hasil dialog tersebut, BHS menilai pentingnya penanganan bencana yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif.

Sebagai legislator yang membidangi sektor industri, UMKM, dan pariwisata, BHS kembali mengingatkan perlunya penguatan mitigasi bencana melalui sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS). Ia mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk rutin melakukan simulasi evakuasi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, edukasi kebencanaan yang berkelanjutan akan sangat membantu mengurangi risiko korban jiwa dan kerugian material di masa depan. Terlebih, daerah-daerah rawan bencana membutuhkan perencanaan yang matang dan dukungan infrastruktur yang memadai.

Aksi penyaluran genset dan Starlink di Aceh Tamiang ini menambah daftar panjang kegiatan sosial dan kemanusiaan yang dilakukan Bambang Haryo bersama DLU Holding di berbagai wilayah Indonesia. Melalui langkah konkret tersebut, BHS berharap masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal.

“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan semua persoalan, tetapi kami berharap bisa menjadi pemantik pemulihan dan memberi harapan bagi masyarakat Aceh Tamiang,” tutup BHS.

Pos terkait