Brilian-news.id | MADIUN — Lapas Kelas I Madiun menerima kunjungan kerja Dr. Y. Ambeg Paramarta selaku Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Sumber Daya Manusia dan Transformasi Organisasi dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus apresiasi terhadap program pembinaan kemandirian kegiatan kerja (Giatja) dan ketahanan pangan, Kamis (28/5).
Kegiatan ini turut diikuti seluruh pejabat struktural sebagai bentuk penguatan sinergi dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Dalam kunjungannya, Dr. Y. Ambeg Paramarta meninjau langsung area kegiatan kerja sablon dan batik yang menjadi salah satu program pembinaan keterampilan warga binaan, serta area Brandgang Ecopark sebagai pusat pengembangan ketahanan pangan di dalam lapas.
“Program seperti sablon, batik dan ketahanan pangan ini merupakan contoh nyata transformasi pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pemberdayaan. Ini sangat penting untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat,” ujar Dr. Y. Ambeg Paramarta.
“Kami berterima kasih atas kunjungan dan apresiasi dari Bapak Staf Khusus Menteri Imipas. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya dalam bidang kegiatan kerja dan ketahanan pangan,” ungkap Andi Wijaya Rivai.
Kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan diskusi bersama jajaran pejabat struktural terkait penguatan program pembinaan kemandirian dan transformasi organisasi di lingkungan pemasyarakatan.





