SURABAYA — Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) memperluas pemasaran melalui media digital untuk menghadapi tantangan melemahnya daya beli masyarakat.
BHS mengatakan akses pasar menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberlanjutan IKM manufaktur. Kemampuan memproduksi barang harus diikuti strategi pemasaran yang mampu menjangkau konsumen secara lebih luas.
Hal tersebut disampaikan BHS saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Cahaya Agro Teknik di Surabaya, Kamis (10/9/2026).
BHS mengapresiasi PT Cahaya Agro Teknik yang mampu bertahan sejak era 1990-an hingga saat ini dan terus mengembangkan usahanya.
“Jadi ini patut diapresiasi daripada industri ini karena sudah bertahan mulai dari tahun 90-an sampai dengan sekarang. Dia bisa bertahan dan bahkan berkembang,” kata BHS.
Menurut legislator daerah pemilihan Jawa Timur I yang meliputi Surabaya-Sidoarjo tersebut, kondisi daya beli masyarakat yang melemah menjadi tantangan tersendiri bagi industri kecil dalam memasarkan produknya.
Karena itu, ia mendorong pelaku IKM lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pengenalan produk.
“Perlu adanya promosi di media sosial cukup banyak, jadi sehingga masyarakat tuh mengenal produk daripada Cahaya Agro ini,” ujarnya.
BHS menilai promosi digital dapat membantu IKM memperluas jangkauan konsumen tanpa hanya bergantung pada pemasaran konvensional.
Menurutnya, semakin luas pasar yang dapat dijangkau, semakin besar pula peluang industri meningkatkan produksi dan mengembangkan usahanya.
Ia berharap pemerintah turut memberikan dukungan dalam perluasan akses pasar agar produk-produk IKM manufaktur dalam negeri semakin dikenal masyarakat.

