SURABAYA — Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong pemerintah memperkuat pendidikan vokasi agar lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur.
Menurut BHS, kebutuhan tenaga kerja di sektor industri kecil dan menengah (IKM) tidak cukup hanya dipenuhi melalui penguasaan teori. Lulusan pendidikan vokasi harus memiliki kemampuan praktis sehingga dapat langsung beradaptasi dengan lingkungan kerja dan proses produksi.
Hal tersebut disampaikan BHS saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Cahaya Agro Teknik di Surabaya, Kamis (10/9/2026).
“Nah ini tentu menjadi satu penekanan pada terutama pendidikan-pendidikan vokasi yang lebih aplikatif, siap untuk digunakan untuk industri-industri yang seperti ini,” ujar BHS.
Legislator daerah pemilihan Jawa Timur I itu mengatakan kebutuhan tersebut semakin penting bagi industri yang memproduksi mesin pengolah pangan. Tenaga kerja dituntut memahami penggunaan mesin sekaligus mampu mengikuti perkembangan teknologi produksi.
BHS menilai kesesuaian antara pendidikan dan kebutuhan industri perlu menjadi perhatian pemerintah. Pendidikan vokasi yang lebih aplikatif diharapkan dapat mengurangi kesenjangan kompetensi lulusan dengan kebutuhan perusahaan.
Ia juga menilai keberadaan IKM manufaktur memiliki peran penting dalam perekonomian daerah karena pertumbuhan sektor tersebut berpotensi memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Karena itu, menurut BHS, penguatan industri harus dilakukan secara bersamaan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan sektor manufaktur dalam negeri.
“Ini seharusnya bisa dimanfaatkan oleh industri-industri kecil ini. Karena dengan berkembangnya industri kecil, tentu peluang penyerapan tenaga kerja juga akan menjadi semakin banyak,” jelasnya.
BHS berharap pendidikan vokasi ke depan semakin dekat dengan dunia industri sehingga lulusan memiliki keterampilan yang benar-benar dibutuhkan perusahaan dan mampu mendukung keberlanjutan IKM manufaktur.

