BHS Imbau Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Ketegangan Global

Jumat, 6 Mar 2026 14:34 WIB
BHS Imbau Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Ketegangan Global

Surabaya — Meningkatnya ketegangan geopolitik dunia dalam beberapa waktu terakhir memunculkan kekhawatiran di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Menyikapi situasi tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Bambang Haryo Soekartono, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh dinamika konflik internasional yang berkembang.

Politisi yang akrab disapa BHS itu menilai stabilitas nasional harus menjadi prioritas bersama. Menurutnya, masyarakat Indonesia perlu menjaga persatuan serta memberikan dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi situasi global yang tidak menentu.

“Kita jangan terbawa provokasi dari kondisi yang ada saat ini. Kita harus lebih kompak dan lebih bersatu dalam mendukung apa yang dilakukan pemerintah,” kata Bambang Haryo usai kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Surabaya, Kamis (5/3).

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi VII DPR RI tersebut menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas negara. Di tengah meningkatnya tensi geopolitik dunia, sikap masyarakat yang tenang dan rasional dinilai dapat mencegah munculnya dampak sosial maupun politik yang tidak diinginkan.

Bambang Haryo menjelaskan, pemerintah saat ini terus memantau perkembangan situasi internasional sekaligus menyiapkan berbagai langkah untuk melindungi kepentingan nasional. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat tetap menjaga solidaritas serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.

Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah sangat penting agar Indonesia dapat tetap menjaga stabilitas ekonomi, keamanan, serta hubungan diplomatik dengan negara lain.

“Yang diharapkan masyarakat tetap tenang dan percaya terhadap apa yang sudah dilakukan pemerintah,” ujarnya.

Selain itu, Bambang Haryo juga menilai Indonesia perlu mempertahankan sikap netral dalam menghadapi konflik internasional. Sikap tersebut dinilai sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Dengan posisi tersebut, Indonesia diharapkan dapat tetap berperan sebagai negara yang mendorong perdamaian dunia sekaligus menjaga kepentingan nasional.

BHS juga mengingatkan bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Ia menilai solidaritas sosial yang kuat akan membuat Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa menimbulkan konflik internal.

Menurutnya, ketahanan nasional tidak hanya bergantung pada kekuatan ekonomi atau militer, tetapi juga pada kekuatan persatuan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, BHS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta menjaga harmoni sosial di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Pos terkait