Surabaya – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menilai sinergi antara program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan BHS saat menghadiri sosialisasi program pembiayaan dan pemberdayaan ekonomi rakyat di SMPN 27 Surabaya, Minggu (3/5). Ia menekankan bahwa integrasi antara sektor pembiayaan usaha dan perumahan akan memberikan dampak ganda bagi masyarakat.
Menurutnya, capaian BSPS di Surabaya menunjukkan perkembangan positif. Dari total 1.200 unit bantuan yang dialokasikan, sebanyak 600 unit telah terverifikasi hingga awal Mei.
“Ini progres yang baik dan harus terus kita dorong agar seluruh bantuan dapat segera direalisasikan,” ujar BHS.
Ia menilai program BSPS tidak hanya memberikan akses hunian layak, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Ketika dipadukan dengan KUR, masyarakat memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperbaiki kondisi tempat tinggal.
BHS juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam mempercepat program-program pro rakyat. Ia menyebut target pembangunan tiga juta rumah secara nasional sebagai kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan bahwa pemerintah terus meningkatkan kuota BSPS di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur.
Ia mengungkapkan bahwa jumlah bantuan di provinsi tersebut meningkat tajam menjadi 33.000 unit pada tahun ini. Selain itu, pemerintah juga mempermudah akses pembiayaan melalui KUR dengan bunga sekitar 6 persen per tahun tanpa agunan untuk pinjaman di bawah Rp100 juta.
“Kami ingin masyarakat terbebas dari jeratan rentenir,” kata Maruarar.
Menurutnya, integrasi program perumahan dan pembiayaan menjadi strategi penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat. Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima program.





