Surabaya – Keterbatasan destinasi wisata alam di Kota Surabaya dinilai tidak menghalangi pengembangan sektor pariwisata. Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, justru melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk menguatkan konsep pariwisata kota berbasis layanan dan infrastruktur.
Menurut Bambang Haryo, Surabaya memiliki kekuatan yang sangat signifikan di sektor perhotelan. Ia menyebut, ketersediaan hotel di kota ini sangat melimpah dan tersebar di berbagai wilayah strategis.
“Hotel di Surabaya jumlahnya banyak, kelasnya beragam, dan harganya relatif terjangkau. Ini menjadi modal besar untuk mendukung pariwisata,” ujar BHS.
Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur I Surabaya–Sidoarjo ini menjelaskan bahwa dalam industri pariwisata modern, akomodasi memegang peran kunci. Wisatawan membutuhkan tempat menginap yang nyaman, aman, dan mudah diakses, terutama ketika melakukan perjalanan lintas daerah.
Bambang Haryo menilai Surabaya sangat ideal dijadikan basis wisatawan yang ingin menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Jawa Timur. Dengan jarak yang relatif dekat ke Malang, Pasuruan, Probolinggo, hingga Banyuwangi, Surabaya dapat berfungsi sebagai pusat pergerakan wisata.
Selain itu, ia mendorong pengembangan wisata perkotaan sebagai identitas Surabaya. Wisata sejarah, kuliner khas, kawasan heritage, hingga event MICE dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Surabaya ini kota jasa dan perdagangan. Pariwisata kotanya harus diperkuat, bukan dipaksakan menjadi kota wisata alam,” katanya.
BHS menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata. Menurutnya, pengelolaan yang tepat akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Ia juga menilai bahwa penguatan pariwisata Surabaya akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan UMKM.
“Dengan strategi yang tepat, Surabaya bisa menjadi motor penggerak pariwisata Jawa Timur,” pungkasnya.





