Brilian-news.id | JABAR – Anggota DPRD Jawa Barat, Jajang Rohana, menyatakan bahwa pihaknya selalu menindaklanjuti aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kesejahteraan.
Jajang menjelaskan bahwa jika anggota dewan tidak bisa melakukan eksekusi langsung, tugas tersebut dilakukan oleh eksekutif.
Menurutnya, penting memastikan anggaran digunakan secara efektif dan efisien untuk menyelesaikan permasalahan.
Jajang menyampaikan aspirasi masyarakat kepada eksekutif untuk menyelesaikan tugasnya, terutama dalam hal yang menjadi kewenangan provinsi.
Ia menyoroti pembagian kewenangan antara desa, kabupaten, provinsi, dan pusat sebagai faktor yang menyulitkan penanganan masalah secara menyeluruh.
Dalam konteks kesejahteraan, Jajang menekankan bahwa hampir semua masyarakat memiliki aspirasi terkait sandang, pangan, dan papan, bukan hanya di Kabupaten Bandung. Ia menyarankan agar setiap pihak melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangannya masing-masing, dengan prioritas pada urusan kesejahteraan.
Salah satu permasalahan yang diungkapkan oleh masyarakat, menurut Jajang, adalah kenaikan harga barang yang terjadi setiap tahun.
Ia menyebutkan bahwa harga barang yang tidak stabil, terutama terkait inflasi, menjadi keluhan utama.
Jajang mencatat bahwa meskipun barang tersedia, harga tidak stabil, dan pemerintah kesulitan menstabilkan harga.
Jajang juga menyoroti fenomena kenaikan harga beberapa barang dari waktu ke waktu, contohnya harga bala-bala yang dahulu Rp 10 dan sekarang mencapai Rp 1000.
Ia mengajukan pertanyaan mengenai penyebab kenaikan harga tersebut, terutama ketika barangnya masih tersedia dalam jumlah cukup.





