Brilian°Pasuruan || Banyak para pemuka agama menilai zaman ini sudah zaman akhir atau bahkan banyak orang bilang zaman ini sudah mendekati hari kiamat betapa tidak tingkah laku manusia semakin nyelenneh dengan mengenyampingkan aturan dan adat istiadat di masyarakat bahkan berani menabrak aturan dan norma-norma agama, seperti halnya desas-desus dan gunjingan yang ramai di perbincangkan di salah satu Kelurahan yang berada di Kota Pasuruan, bagaimana tidak ada seorang wanita yang bersuamikan empat orang laki-laki, Rabu 03/08/22.
Menurut tetangganya yang namanya minta dirahasiakan, wanita tersebut bernama (LSA) inisial ia mempunyai empat orang suami memang suami yang pertama suami sahnya yang tercatat di buku KUA (S) inisial, namun anehnya ia mempunyai tiga suami lagi (Her) (Cip) (Ag) inisial, rumornya sih ia dinikahi secara sirih.
“Kabar dari mulut ke mulut memang itu yang terjadi bahkan saya pernah menanyai salah satu orang yang bernama (Cip) ia mengaku sebagai suami sirihnya wanita tersebut, saya kaget ia kan sudah punya suami sah, namun setelah saya tanya ke teman-temanya ia bahkan mempunyai suami dua lagi, jadi kalau di total berarti ia mempunyai empat orang suami,”jelasnya.
Hal yang tak jauh berbeda apa yang di sampaikan tetangga yang lainya sebut saja ‘Cempaka’, ia menceritakan ke awak media, memang (LSA) jarang pulang mungkin? ya pergi ke rumah suaminya yang lain.
“Kalau di bilang tabu memang ini hal yang tak wajar menurut aturan kesusilaan di masyarakat apalagi menurut aturan agama, bagaimana tidak, seorang wanita memiliki empat orang suami saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika ia hamil, yang jadi pertanyaan siapa bapak atau ayah anak tersebut, kan kasihan juga anaknya yang jadi korban kebejatan akhlak ibunya,”jelasnya.
Lebih lanjut ‘Cempaka’ mengatakan, LSA juga sering di datangi orang katanya sih mau mengambil uangnya yang di bawa LSA, saya tidak tahu masalahnya cuma orang tersebut pernah bilang ke saya ia pernah kerja sama dengan LSA namun di bayar dengan cek kosong.
“Sejujurnya saya merasa kasihan dengan LSA semoga saja ia cepat mendapatkan hidayah dan bertobat dengan hidup normal dengan tidak menabrak norma-norma di masyarakat dan aturan agama, tetapi mungkin itu jalan pilihan hidupnya,”tukasnya.





