Wali Kota Bandung Dorong Tiap Wilayah Hadirkan Pelayanan Adminduk Prima

Kamis, 16 Okt 2025 16:32 WIB
Wali Kota Bandung Dorong Tiap Wilayah Hadirkan Pelayanan Adminduk Prima

Brilian•BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong setiap wilayah di Kota Bandung menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang cepat, mudah, dan prima bagi masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Antapani Tengah pada Kamis 16 Oktober 2025. Menurutnya, seluruh layanan publik di tingkat kota harus berawal dari data kependudukan yang akurat dan mutakhir.

“Pemerintah Kota Bandung berkeyakinan bahwa semua layanan publik harus berbasis adminduk. Jadi, bu lurah, pak camat, tolong pastikan layanan adminduk menjadi dasar dari semua layanan masyarakat,” ujar Farhan.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan bahwa sebelum masyarakat mengakses berbagai program bantuan sosial, kesehatan, atau pendidikan, syarat utama yang harus dipenuhi adalah kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap. “Sebelum BPJS dan bantuan lainnya, pastikan dulu semua warga memiliki dokumen adminduk yang lengkap,” tambahnya.

Farhan juga mengapresiasi inovasi pelayanan publik di Kelurahan Antapani Tengah melalui program SIKAT (Sistem Pelayanan Informasi Kelurahan Antapani Tengah). Program berbasis digital ini memudahkan warga dalam mengurus berbagai keperluan administrasi secara cepat dan efisien hanya melalui aplikasi WhatsApp di nomor 0821 2909 5300.

“Ini contoh bagus bagaimana teknologi bisa dimanfaatkan untuk mendekatkan layanan kepada warga. SIKAT bisa jadi inspirasi bagi kelurahan lain,” ucapnya.

Melalui layanan SIKAT, masyarakat dapat mengurus berbagai surat penting seperti surat pindah datang atau pergi, surat keterangan usaha, surat keterangan domisili, surat keterangan belum menikah, hingga surat keterangan kematian.

Farhan berharap agar layanan seperti SIKAT bisa terus dikembangkan di seluruh wilayah Bandung. “Kalau semua kelurahan punya sistem pelayanan adminduk seperti ini, masyarakat akan lebih mudah mengurus berbagai kebutuhan. Layanan publik jadi lebih cepat, transparan, dan membahagiakan,” tuturnya.**

Pos terkait