Brilian°Kajian – Ketika Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, duduk bersama para sahabat, datanglah seorang pemuda menemui Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, lalu berkata “Izinkanlah saya untuk berzina.”
Mendengar perkataan tidak pantas itu, sahabat-sahabat teekejut dan merasa marah. Namun, Rasulullah _shalallahu ‘alaihi wasallam_, bersikap tenang dan menanggapi nya dengan baik.
Baginda Rasulullah _shalallahu ‘alaihi wasallam_ menyuruh pemuda itu mendekat pada nya lalu bertanya, “Maukah engkau berzina dengan ibumu?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak!”
Lantas Rasulullah _shalallahu ‘alaihi wasallam_ bersabda, “Kalau begitu, orang-orang lain juga tidak suka berbuat jahat kepada ibu-ibu mereka.”
Rasulullah _shalallahu ‘alaihi wasallam_ kemudian mengajukan pertanyaan kedua, “Sukakah kamu berbuat jahat dengan saudara perempuanmu sendiri? Atau sukakah kamu sekira nya istrimu dinodai orang?”
Semua pertanyaan itu dijawab oleh pemida itu dengan (kata), “Tidak”
Rasulullah _shalallahu ‘alaihi wasallam_ kemudian mengangkat kedua tangan nya di depan pemuda itu sambil berdo’a, “Ya Allah, sucikanlah hati pemuda ini. Ampunkanlah dosa nya dan peliharalah dia dari melakukan zina.”
Sejak peristiwa itu, tidak ada perkara yang paling dibenci pemuda itu selain zina.
Dikutip: dari Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti





