Tinjau Kesehatan dan Makanan WBP, Staf Khusus Menteri Imipas Bidang SDM dan TO Pastikan Layanan Dapur dan Klinik Lapas Kelas I Madiun Optimal

Jumat, 29 Mei 2026 16:59 WIB
Tinjau Kesehatan dan Makanan WBP, Staf Khusus Menteri Imipas Bidang SDM dan TO Pastikan Layanan Dapur dan Klinik Lapas Kelas I Madiun Optimal

Brilian-news.id | MADIUN — Lapas Kelas I Madiun menerima kunjungan kerja Dr. Y. Ambeg Paramarta selaku Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Sumber Daya Manusia dan Transformasi Organisasi dalam rangka monitoring dan evaluasi layanan dasar, khususnya pada bidang kesehatan dan konsumsi warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (28/5).

Kegiatan ini turut diikuti seluruh pejabat struktural sebagai bentuk penguatan pengawasan dan komitmen peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan. Dalam kunjungan tersebut, Dr. Y. Ambeg Paramarta meninjau langsung area dapur lapas, mulai dari proses pencucian tempat makan, tahapan pengolahan bahan makanan, hingga proses memasak yang dilakukan oleh petugas dan warga binaan yang terlibat dalam kegiatan kerja.

“Layanan dapur merupakan salah satu indikator penting dalam melihat kualitas layanan pemasyarakatan. Proses dari awal hingga akhir harus memenuhi standar kebersihan dan kesehatan agar hak warga binaan benar-benar terpenuhi dengan baik,” ujar Dr. Y. Ambeg Paramarta.

Bacaan Lainnya

Selain dapur, rombongan juga meninjau area klinik Lapas Kelas I Madiun untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi WBP berjalan optimal. Ia melihat langsung fasilitas layanan kesehatan, ketersediaan obat, serta kesiapan tenaga medis dalam memberikan pelayanan.

“Kami berterima kasih atas arahan dan perhatian Bapak Staf Khusus Menteri Imipas. Ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus memastikan layanan dapur dan klinik berjalan sesuai standar, serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan,” ungkap Andi Wijaya Rivai.

Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan diskusi bersama jajaran pejabat struktural guna memperkuat sistem layanan pemasyarakatan yang lebih optimal, bersih, dan berorientasi pada pemenuhan hak dasar WBP.

Pos terkait