Brilian°Probolinggo – Pupuk subsidi yang disita Satreskrim Polres Probolinggo, sempat viral dibeberapa Media Online, terkait dugaan pupuk subsidi Ilegal sebanyak 7,1 ton yang diamkan warga di Desa Sogaan Kabupaten Probolinggo.
Pupuk tersebut diduga dihilangkan oleh para mafia pupuk yang terencana, diantaranya para pelaku tersebut Inisial G dan B, sebagai perencana untuk menghilangkan barang bukti pupuk tersebut.
Menurut beberapa saksi berpindahnya di rumah kediaman D dan kawan kawan, sampai hari ini Polres Probolinggo terus melakukan penyelidikan dan memanggil para saksi guna melanjutkan proses sampai naik ke tahap yang diperlukan oleh penyidik Polres Probolinggo, Senin 29/05/2023.
“Polres Probolinggo sampai nanti proses penyedilikan,” ujar warga.
Saat dikonfirmasi awak media Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo bagian Tipidter dirinya menjelaskan, bahwa sudah memanggil sejumlah pihak terkait atau saksi.
“Di antaranya, pekerja, N.A.J.dan M, termasuk pekerja, juga G dari perencana. Dan salah satu saksi inisial HR mangkir dari surat pemanggilan pihak Polres Probolinggo dengan alasan tidak boleh mengahadap dari seseorang yg bernama F.” Katanya.
Hal yang sama juga disampaikan AIPDA JOKO SANTOSO, “kasus dugaan penjualan pupuk bersubsidi ini dan menghilangkan BB Pupuk sudah naik tahap penyidikan, kami akan terus menindaklanjuti laporan terkait kasus ini sampai selesai,” tuturnya.
Masih kata dia, pihaknya akan meminta keterangan saksi yang sudah diproses di Polsek Pakuniran, sebagaimana pada saat itu petugas Polres Probolinggo melakukan panggilan saksi dengan cara jemput bola untuk mengungkap kasus tersebut.
“Sekarang masih tahap penyidikan, tapi kami akan mengambil keterangan saksi ahli, ” singkatnya.
Dari para saksi Pekerja KUD di sogaan N.J dan A. Dari awal yang pernah dikonfirmasi oleh awak media apa yang dilihat dan didengar sesuai dengan BAP.
“Benar mas saya dari awal sampai ada pemanggilan, saya sampaikan dengan apa yang saya ketahui, tapi kenapa dari saksi G kok keteranganya tidak jelas, padahal sudah jelas dia yang memerintahkan saya mencatat dan yang mengatur untuk menghilangkan BB pupuk Subsidi.” Kata saksi pekerja.
Itu juga sudah jelas BB pupuk sudah ditemukan di Dapur Rumah G, sebanyak 6 sak, dan 1 ton di rumah sebelah G juga yang mencatat keluarnya BB pupuk yang ditaruh di mana.” Jelas saksi warga N. A. J.” Tambahnya.
Warga masyarakat Desa Sogaan dan sekitarnya perlu tahu, bahwa yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan atau menghilangkan BB pupuk subsidi, sudah jelas B.” Pungkas warga.





