Temukan 7 Jenis Baru Tumbuhan

Senin, 3 Jan 2022 11:45 WIB
Temukan 7 Jenis Baru Tumbuhan
Temukan 7 Jenis Baru Tumbuhan

Brilian*Jakarta – Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan tujuh jenis baru tumbuhan di Indonesia. Tujuh tumbuhan itu mayoritas tergolong sebagai tanaman hias.

“Ketujuh jenis baru tersebut yaitu Hoya batutikarensis, Hoya buntokensis, Dendrobium dedeksantosoi, Rigiolepis argentii, Begonia robii, Begonia willemii dan Etlingera comosa,” kata Kepala Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya Sukma Surya Kusumah, seperti dikutip media ini, Senin (3/1).

Selain itu, ditemukan pula sub spesies Zingiber ultralimitale sub spesies mataromeoense.

Bacaan Lainnya

Pihaknya mengatakan, Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati (OR IPH) melalui Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya akan terus berupaya mengeksplorasi dan mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan dari habitat alaminya.

“Dengan ditemukannya jenis baru ini, keanekaragaman hayati Indonesia bertambah. Penemuan ini juga memberikan informasi terkait kekayaan biodiversitas Indonesia dan mendukung penelitian lebih lanjut terkait pemanfaatannya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih jauh Peneliti Pusat Riset Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya Wisnu Handoyo Ardi mengatakan Begonia merupakan salah satu marga tumbuhan berbunga yang terbesar.

Saat ini, terdapat 2.052 jenis Begonia yang tersebar di kawasan pantropis dunia dengan Indonesia diperkirakan sebagai salah satu wilayah pusat kekayaan Begonia khususnya di kawasan Asia tenggara yang saat ini memiliki sebanyak 243 jenis.

Namun jumlah tersebut akan terus bertambah seiring semakin banyaknya kawasan-kawasan hutan jadi sasaran jelajah di berbagai wilayah di Indonesia.

“Upaya konservasi dan pengungkapan jenis-jenis baru Begonia secara aktif dilakukan oleh BRIN dan saat ini telah berhasil melakukan konservasi terhadap lebih dari 100 jenis Begonia yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia,” pungkas Wisnu mengakhiri perbincangan bersama awak media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *