Brilian*Jakarta – Percepatan program vaksinasi Covid-19 akan menjadi jalan utama menuju pemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Hal itu disampaikan Pelaksana tugas Kepala Pusat Riset Ekonomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Agus Eko Nugroho.
“Percepatan vaksinasi COVID-19 disertai stimulus fiskal yang tepat akan membentuk sentimen yang lebih positif sehingga tingkat konsumsi rumah tangga diharapkan bisa naik ke level yang lebih tinggi,” kata Agus. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (23/12).
Agus menuturkan, selama pandemi Covid-19, neraca transaksi berjalan tetap positif dengan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga yang relatif stabil.
Hal itu mengindikasikan bahwa lemahnya permintaan domestik tetap menjadi kendala utama dalam upaya memulihkan ekonomi nasional.
Ditambahkan Peneliti Madya di Pusat Riset Ekonomi BRIN, Umi Karomah Yaumidin, pendekatan yang lebih selektif diperlukan dalam strategi perdagangan internasional.
Dalam konteks ini, pemerintah perlu mengkaji ulang sejumlah perjanjian bilateral dan regional yang berkontribusi negatif terhadap neraca perdagangan.
Bersamaan dengan itu, Umi mengatakan pemerintah perlu membuka pasar potensial yang baru seperti kawasan Timur Tengah dan Afrika.
Ia menuturkan harus diakui adanya perbaikan ekonomi sejak triwulan II 2021 sehingga angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 secara optimis akan bertumbuh.
“Jika melihat sejumlah indikator ekonomi makro, laju pertumbuhan ekonomi 2021 dan 2022 rasanya akan lebih tinggi daripada laju pertumbuhan pada 2020 yang lalu,” tegas Umi mengakhiri perbincangan bersama awak media.





