Brilian•BANDUNG – Persidangan dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi kembali menarik perhatian publik di Pengadilan Tipikor Bandung, Senin 18 Mei 2026. Dalam sidang dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan ayahnya, H.M Kunang alias Abah Kunang, muncul kesaksian terkait dugaan fee proyek hingga pembagian paket pekerjaan.
ㅤ
Jaksa Penuntut Umum KPK menghadirkan Dede Khairul selaku Kabid Pembangunan pada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi. Di hadapan majelis hakim, saksi mengungkap sejumlah proyek konstruksi pada 2024 hingga 2025 disebut banyak berkaitan dengan pengusaha Sarjan.
ㅤ
Beberapa proyek yang disebut dalam persidangan di antaranya pekerjaan pelebaran drainase hingga proyek pelebaran exit Tol Gabus. Saksi juga menyebut pada 2025 terdapat lima paket pekerjaan yang berkaitan dengan Sarjan, terdiri dari empat proyek APBD murni dan satu proyek dalam anggaran perubahan.
ㅤ
Persidangan mulai memanas ketika Jaksa KPK mendalami dugaan pemberian uang dari pengusaha kepada pejabat dinas. Dede mengaku pernah menerima uang Rp150 juta pada Desember 2024 setelah proyek selesai dikerjakan.
ㅤ
“Bahasanya untuk teman-teman di bidang,” ujar Dede saat memberikan kesaksian di ruang sidang.
ㅤ
Tak hanya itu, saksi juga mengungkap adanya pembicaraan mengenai fee proyek sebesar 10 persen yang disebut berasal dari Sarjan. Dalam persidangan, Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi Henri Lincoln disebut pernah menyampaikan bahwa Sarjan telah memberikan uang sekitar 10 persen dari nilai proyek.
ㅤ
Nama Ade Kunang juga kembali disebut dalam sidang terkait pembagian jatah proyek. Menurut saksi, terdapat pembicaraan mengenai jatah untuk bupati sehingga sejumlah penyedia jasa memilih langsung berhubungan dengan kepala daerah.
ㅤ
Sebelumnya, KPK mendakwa Ade Kunang menerima suap Rp11,4 miliar dari Sarjan, sedangkan Abah Kunang didakwa menerima Rp1 miliar. Persidangan diperkirakan masih berlanjut dengan pemeriksaan saksi lain untuk mendalami dugaan pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.**(Red)
Saksi Sebut Ada Jatah Bupati di Proyek Bekasi, Nama Bupati Non aktif Ade Kunang Kembali Muncul di Persidangan





