Probolinggo | Brilian-news.id,-Pada Hari Kamis (18/07/24) Sumberasih tampak semakin semarak dengan berbagai kegiatan yang digelar di tahun ini. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah rapat koordinasi dan sosialisasi tentang Open Defecation Free (ODF) yang digagas oleh Puskesmas Sumberasih. Bertempat di aula kantor desa Sumberbendo, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal menuju Kecamatan Sumberasih yang bebas dari buang air besar sembarangan pada tahun 2024.
Rapat koordinasi ini tak hanya dihadiri oleh pihak Puskesmas Sumberasih, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari perangkat desa, kader kesehatan, hingga perwakilan warga. selain itu juga di hadiri oleh wakil dari USAID IUWASH PASAR .Semua berkumpul dalam satu ruangan dengan satu tujuan: menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Dengan semangat kebersamaan, rapat ini membahas berbagai strategi dan langkah konkret yang perlu diambil. Tak hanya membahas teori, tetapi juga rencana aksi yang akan diterapkan di lapangan. Seperti halnya rencana pembangunan fasilitas sanitasi yang memadai, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan, hingga upaya pengawasan untuk memastikan program ini berjalan dengan baik.
ODF bukan sekadar program, melainkan harapan besar untuk masa depan yang lebih baik. Dalam sesi sosialisasi, peserta rapat diberikan pemahaman mendalam mengenai dampak negatif dari buang air besar sembarangan. Mulai dari masalah kesehatan, hingga dampak lingkungan yang tak kalah mengkhawatirkan.
Metafora yang digunakan cukup menggugah, seperti menggambarkan buang air besar sembarangan sebagai monster tak kasat mata yang merusak kesehatan dan lingkungan secara perlahan. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih menyadari urgensi dari program ODF ini.
Tak hanya berakhir pada rapat dan sosialisasi, Puskesmas Sumberasih bersama para pemangku kepentingan langsung tancap gas. Mereka merencanakan serangkaian kegiatan lanjutan seperti.
1.Pembangunan Fasilitas Sanitasi : Menyediakan toilet umum yang layak di berbagai titik strategis.
2. Edukasi dan Penyuluhan : Mengadakan penyuluhan rutin di desa-desa tentang pentingnya sanitasi yang baik.
3. Pengawasan dan Evaluasi : Membentuk tim pengawas untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan melakukan evaluasi berkala.
4. Pemasangan Baner larangan BAB di sungai
5. Pemasaran sanitasi oleh kader kesehatan yang sudah di latih oleh USAID IUWASH PASAR
Dengan rapat koordinasi dan sosialisasi ini, Kecamatan Sumberasih melangkah dengan lebih optimis menuju 2024. Semua elemen masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung program ini. Karena sejatinya, keberhasilan ODF adalah cerminan dari kesadaran dan kepedulian bersama.
Sumberasih yang bebas dari perilaku buang air besar sembarangan bukan lagi mimpi, tetapi tujuan nyata yang bisa dicapai dengan kerjasama dan komitmen semua pihak. Mari bersama-sama wujudkan Sumberasih ODF tahun 2024 .
Tidak ada lagi warga desa Sumberbendo yang menggunakan sungai untuk buang air besar tetapi semuanya menggunakan jamban sehat. Pemasangan Baner tentang larangan berak di sungai ajan serentak di pasang di sepanjang sungai.





