Brilian-news.id | Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun menggelar kegiatan panjat pinang sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (26/8). Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti oleh seluruh Warga Binaan dan petugas Lapas, serta turut dihadiri tamu undangan, di antaranya Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari Polsek Manguharjo dan Koramil Manguharjo.
Kegiatan diawali dengan hiburan lagu dan dilanjutkan dengan kegiatan utama, yakni perlombaan panjat pinang antarblok. Masing-masing blok mengirimkan lima orang perwakilan Warga Binaan untuk beradu kekompakan dan semangat dalam mencapai puncak pinang.
Perlombaan panjat pinang tersebut berhadiahkan hadiah utama satu ekor kambing serta beraneka ragam hadiah hiburan yang digantung di puncak pinang. Berbagai hadiah tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan semakin memacu semangat para peserta untuk menaklukkan licinnya batang pinang.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa panjat pinang dipilih untuk menghadirkan kembali suasana permainan tradisional yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman.
“Panjat pinang ini kami hadirkan untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang identik dengan perayaan kemerdekaan. Di dalamnya ada semangat gotong royong, kekompakan, kerja keras, pantang menyerah, dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk terus ditanamkan kepada Warga Binaan,” ujar Rudi.
Rudi menambahkan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarpenghuni blok dan jajaran petugas Lapas.
“Yang paling penting bukan hanya siapa yang berhasil sampai di puncak, tetapi bagaimana mereka bekerja sama dan saling membantu untuk mencapai tujuan. Kami ingin suasana kebersamaan dan kegembiraan seperti ini bisa dirasakan bersama dalam momentum peringatan kemerdekaan,” tambah Rudi.
Ia juga menjelaskan bahwa hadiah utama berupa satu ekor kambing nantinya akan dinikmati bersama oleh seluruh Warga Binaan dalam satu blok yang berhasil memenangkan perlombaan.
“Untuk Warga Binaan yang memenangkan hadiah kambing, kambing tersebut nantinya akan dimasak melalui dapur Lapas dan dinikmati bersama-sama oleh seluruh Warga Binaan dalam satu blok yang memenangkan perlombaan. Jadi, hadiahnya bukan hanya untuk lima orang yang mengikuti panjat pinang, tetapi bisa menjadi kebahagiaan dan dinikmati bersama satu blok,” jelas Rudi.
Salah satu Warga Binaan berinisial C menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kalapas dan seluruh petugas Lapas Pemuda Madiun karena telah memberikan kesempatan untuk merasakan kembali suasana perayaan kemerdekaan seperti yang pernah dirasakan di desa.
“Terima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh petugas Lapas Pemuda Madiun karena sudah mengadakan kegiatan seperti ini. Rasanya seperti bernostalgia saat ikut lomba 17 Agustus di desa dulu. Kami sangat senang dan bisa merasakan kembali suasana kemerdekaan bersama teman-teman di sini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan panjat pinang dalam rangka puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapas Pemuda Madiun tidak hanya menghadirkan hiburan bagi Warga Binaan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, sportivitas, kerja keras, dan pantang menyerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana pembinaan yang positif, humanis, dan penuh kebersamaan di lingkungan Lapas.





