Brilian°Pasuruan – Perlakuan petugas keamanan terhadap seorang lansia di RS Graha Sehat Medika, Kota Pasuruan, mendapat sorotan. Lansia tersebut disebut mendapat teguran dengan nada keras saat hendak menjenguk anaknya yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut.
Keterangan itu disampaikan L, anak dari lansia tersebut, kepada Brilian News. Menurut L, orang tuanya datang ke rumah sakit untuk membesuk dirinya yang kebetulan sedang menjalani perawatan.
Saat berada di area rumah sakit, kendaraan yang digunakan orang tua L sempat berhenti di lokasi yang dinilai petugas keamanan bukan merupakan tempat parkir yang semestinya.
Namun, L menilai persoalan tersebut seharusnya dapat disampaikan dengan cara yang santun, terlebih orang yang ditegur merupakan seorang lansia.
“Kalau memang salah tempat parkir, mestinya kan bisa disampaikan dengan baik. Orang tua saya itu sudah lansia, datang ke rumah sakit untuk menjenguk anaknya. Tidak semestinya langsung dibentak-bentak,” ujar L.
L menyebut, teguran tersebut dilakukan oleh petugas keamanan yang diketahui bernama Samsul Arifin dan Islahudin. Ia menilai cara komunikasi petugas tersebut tidak mencerminkan sikap humanis yang semestinya dikedepankan di lingkungan rumah sakit.
Selain persoalan teguran, L juga menyampaikan adanya dugaan pernyataan dari petugas keamanan yang mengaku memiliki “beking Mabes Polri”.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian L dan dinilai tidak semestinya muncul dalam persoalan sederhana terkait penempatan kendaraan di lingkungan rumah sakit.
“Kalau memang aturan parkirnya seperti itu, ya tinggal disampaikan baik-baik. Kami datang ke rumah sakit juga untuk menjenguk dan merawat keluarga, bukan untuk mencari masalah,” kata L.
Menurut L, dirinya tidak mempermasalahkan apabila pihak rumah sakit memiliki aturan mengenai parkir. Yang dipersoalkan adalah cara penyampaian dan sikap petugas ketika menghadapi pengunjung, terlebih seorang lansia.
Brilian News masih berupaya melakukan konfirmasi kepada manajemen RS Graha Sehat Medika, termasuk meminta penjelasan mengenai kronologi kejadian, standar operasional petugas keamanan dalam menegur pengunjung, serta kebenaran dugaan pernyataan mengenai “beking Mabes Polri”.
Konfirmasi juga akan dilakukan kepada Samsul Arifin dan Islahudin untuk memperoleh penjelasan dari sisi mereka.
Berita ini merupakan keterangan awal dari pihak L. Brilian News tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak RS Graha Sehat Medika maupun petugas keamanan yang disebut dalam pemberitaan





