Pentingnya Terapi Pengobatan Tuberkulosis dalam Mencegah Penularan TB

Jumat, 21 Jun 2024 09:38 WIB
Pentingnya Terapi Pengobatan Tuberkulosis dalam Mencegah Penularan TB

Brilian •BANDUNG – Dinas Kesehatan Kota Bandung, bekerja sama dengan USAID Prevent TB, mengadakan program edukasi penting mengenai Terapi Pengobatan Tuberkulosis (TPT) sebagai upaya pencegahan penularan TB. Program ini dilakukan melalui kegiatan Tatap Muka Edukasi Manfaat dan Guna Terapi Pencegahan Tuberkulosis (Temu TPT) yang dilaksanakan di enam lokasi di Kota Bandung. Salah satu sesi edukasi terbaru diadakan di Aula Kantor Kelurahan Babakan Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, pada Kamis, 20 Juni 2024.

Menurut Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ira Dewi Jani, TPT merupakan metode efektif dalam mencegah penularan bakteri Tuberkulosis. “Terapi ini ditujukan kepada masyarakat sehat yang telah melakukan kontak erat dengan penderita positif TB,” jelasnya. Terapi TPT melibatkan pemberian obat-obatan khusus yang mencegah perkembangan TB pada individu yang telah terpapar bakteri, terutama mereka yang tinggal serumah dengan penderita.

Ira Dewi Jani juga menegaskan bahwa program TPT adalah bagian dari inisiatif pemerintah dan tidak memerlukan biaya dari masyarakat. “Kita terus mendorong pelaksanaan TPT agar masyarakat memahami pentingnya terapi ini,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Namun, masih ada stigma negatif terhadap Orang Dengan TBC (ODTBC) yang menjadi tantangan dalam upaya pencegahan. Ira menekankan pentingnya mengedukasi masyarakat berisiko tinggi agar mereka mau mengikuti terapi pencegahan dan menghilangkan stigma tersebut. “Penerimaan yang baik terhadap ODTBC sangat penting untuk deteksi dini dan pencegahan penularan,” tambahnya.

Data menunjukkan bahwa hingga triwulan pertama tahun 2024, terdapat 4.362 kasus TB di Kota Bandung. Angka ini dianggap masih tinggi, sehingga berbagai upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

Bantuan dari berbagai stakeholder, termasuk USAID Prevent TB, sangat berperan dalam edukasi dan pencegahan yang lebih luas. Provincial Coordinator USAID Prevent TB, Sis Silvia Dewi, menegaskan bahwa TBC dapat disembuhkan melalui pengobatan dan dicegah melalui TPT. “Edukasi merupakan kunci perubahan perilaku yang mendukung kontak erat untuk memahami manfaat TPT dan akhirnya mengikuti terapi,” ungkapnya.

USAID Prevent TB merencanakan lebih banyak kegiatan TEMU TPT di fasilitas kesehatan di Bandung untuk mendorong perubahan perilaku positif di populasi berisiko. “TPT ditujukan bagi mereka yang belum sakit namun sudah terpapar kuman TB. Terapi ini berlangsung selama tiga bulan untuk memutus mata rantai penularan,” ujar Silvia.

Sekcam Bojongloa Kaler, Ida Nuraidawati, juga mengingatkan pentingnya dukungan masyarakat terhadap ODTBC. “Kita harus disiplin dalam pengobatan dan memberikan dukungan kepada ODTBC, serta memahami cara penularan dan pencegahannya,” tegasnya.

Program edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya TPT dan mengurangi stigma terhadap ODTBC, sehingga penularan TB dapat dikendalikan lebih efektif.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *