Brilian•BANDUNG – Kompetisi panjat tebing bergengsi Eiger Independence Sport Climbing Competition (EISCC) 2025 resmi dimulai di Eiger Flagship Store Bandung, Kamis (14/8/2025). Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, yang juga putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid, hadir langsung membuka ajang tahunan yang kini memasuki edisi ke-16 ini.
EISCC 2025 tak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan atlet muda untuk menapaki prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Yenny optimistis atlet-atlet panjat tebing Indonesia mampu mempertahankan dominasinya di kancah dunia, seperti yang telah dibuktikan pada SEA Games dan Olimpiade.
“Dari EISCC, kami berharap lahir bibit-bibit baru yang bisa mengikuti jejak Veddriq Leonardo dan mengharumkan nama Indonesia,” ujarnya. Yenny juga mendorong agar Bandung bisa menjadi tuan rumah kompetisi panjat tebing berskala Asia di masa mendatang.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut tantangan itu dengan antusias. Ia memastikan Pemkot Bandung akan menyiapkan fasilitas yang memenuhi standar internasional, seperti GOR Pajajaran dan GOR Saparua, untuk mendukung gelaran kejuaraan Asia. Langkah ini sejalan dengan visi Bandung sebagai City of Sport Tourism yang diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah.
Sementara itu, Senior Advisor Eiger sekaligus pendiri FPTI, Mamay Salim, mengingatkan bahwa EISCC lahir pada 2001 bersamaan dengan berdirinya Eiger Climbing Center (ECC). Sejak itu, banyak atlet nasional berprestasi lahir dari kompetisi ini. Sekjen IFSC Asia, Rasip Isnin, yang hadir dari Singapura, juga mengapresiasi kiprah Eiger dalam memajukan panjat tebing dan berharap ajang ini dapat berkembang ke level Asia Tenggara.**





