Brilian°Surabaya – Pasca insiden sikap intimidasi, yang dilakukan oleh TNI AU Lanud Muljono, terhadap warga Simogunung hingga terjadinya pemutusan aliran listrik secara sepihak, hingga kini masih menimbulkan trauma mendalam.
Pasalnya, akibat dari pemutusan aliran listrik tersebut, warga saat malam hari tidak bisa melakukan aktivitas pada umumnya, mulai dari anak anak mereka belajar harus menggunakan lampu lilin dan minyak tanah sebagai penerang kala malam menjelang.
Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh Yance selaku putra Alm Serma Purn Bram P, yang sudah menempati rumah di Jalan Simogunung semenjak dirinya dilahirkan.
“Mungkin saat itu ratusan TNI AU Lanud Muljono melakukan pemutusan aliran listrik di rumah rumah kami, saat itu kami hanya diam, mereka mengklaim bahwasanya rumah kami ini adalah rumah dinas, saya bantah itu semua,” ujar Yance dengan tegas (6/7).
Dirinya menambahkan, bahwasanya warga diam, bukan berarti kalah, namun mereka masih menghargai AURI (Angkatan Udara Republik Indonesia) karena dulu merupakan seragam kebanggaan para orang tua warga Simogunung.

“Perlu diketahui juga, kami selalu diam, saat diperlakukan seperti ini, namun ingat warga disini memiliki bukti otentik kepemilikan status tanah ini berdasarkan Eigendom Verponding 9949 dengan no surat ukur 558 yang diterbitkan pada tahun 1918, jadi kami adalah pemilik yang sah secara hukum,” imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Markus Luzikooij selaku putra Pelda Purn Emil Luzikooij, dirinya juga memberikan pemahaman, bahwasanya orang tua mereka selain mendapatkan mandat dari Pangkodau IV untuk menempati rumah di Simogunung, disini juga memiliki bukti kepemilikan yang sah.
“Janganlah perangi kami selaku Purnawirawan dan Warakawuri disini, jangan usik ketenangan kami, dulu orang tua kami berperang membela negara kesatuan Republik Indonesia, namun jika kami diperlakukan begini terus, kami juga akan berupaya dengan seluruh jiwa raga kami untuk mempertahankan hak kami,” pungkasnya sembari menunjukkan bukti kepemilikan rumah yang saat ini ditinggali.





